09:00 . 6 Situs Film Online Gratis, Gantinya IndoXXI, Rebahin Hingga Lk21   |   08:00 . 40 Kata-Kata Selamat Hari Kartini Buat Status WA dan IG   |   07:00 . Cara Menghilangkan Jerawat Batu, Ini 4 Langkah yang Bisa Dicoba   |   21:00 . Jumlah Penerima BPNT Turun, Minggu Ini Dicairkan   |   19:00 . PAC Fatayat Temayang Peringati Harlah dengan Bagi Takjil   |   18:00 . Armand Maulana, Cak Lontong, dan Nia Dinata Sambut Baik Vaksinasi Pekerja Seni dan Kreatif   |   17:00 . Bazar Pelaku IKM Laris Jadi Tempat Ngabuburit Warga Bojonegoro   |   16:00 . Jam Kerja ASN Pemkab Bojonegoro Selama Ramadan Dikurangi   |   15:00 . FKIHM Jabanusa Gelar Webinar Memahami Dinamika DBH Migas   |   14:00 . Kepala Pelayanan Medik RSUD Sumberrejo Paparkan Besarnya Manfaat JKN-KIS   |   13:00 . Banpres BPUM Kembali Dibuka Bagi Pelaku UMKM, ini Besaran Dan Syaratnya...   |   11:00 . Awal Ramadan, Stok Darah di PMI Bojonegoro Menipis   |   10:00 . Hari Kartini Disdik Ajak Guru Hingga Pengawas Wanita Berkebaya   |   09:00 . Pashmina Plisket Disinyalir Akan Jadi Tren Lebaran Idul Fitri 2021   |   08:00 . Pelajar SLB Pemerkan Karya Lukisan di ‘Pameran Lukisan perEMPUan’ Bojonegoro   |  
Wed, 21 April 2021
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Kanker Payudara dan Serviks Ternyata Bisa Dicegah, Begini Caranya

blokbojonegoro.com | Friday, 26 February 2021 07:00

Kanker Payudara dan Serviks Ternyata Bisa Dicegah, Begini Caranya

Reporter: -

blokBojonegoro.com - Kanker payudara dan kanker serviks merupakan kanker yang paling banyak diidap perempuan Indonesia. Namun pengidap kedua jenis kanker ini biasanya baru mendapatkan pengobatan saat sudah berada pada stadium lanjut.

Padahal, berbagai upaya pencegahan dini dapat dilakukan untuk mendeteksi keberadaan kanker di dalam tubuh. Misalnya dengan memeriksa apakah ada benjolan di payudara, atau melakukan pap smear secara rutin.

“Kami mengajak masyarakat untuk selalu menerapkan gaya hidup sehat serta rutin melakukan pengecekan kesehatan agar berbagai penyakit dapat terdeteksi sedini mungkin. Deteksi dan penanganan yang tepat dari dokter yang berkompeten akan mempermudah proses penyembuhan,” ujar Head of Marketing Corporate Eka Hospita, Erwin Suyanto dalam acara webinar 'Between Women and Cancer' Eka Hospital, Selasa (20/2/2021).

Mencegah kanker serviks dan kanker payudara

Dokter Spesialis Kebidananan Konsultan Onkologi, Dr. Muhammad Yusuf, Sp.OG (K) Onk mengatakan 90 persen penyebab kanker adalah karena faktor lifestyle atau gaya hidup. Barulah sisanya 10 persen disebabkan oleh faktor genetik.

Misalnya kanker serviks, bisa saja kata dr. Yusuf ada bakat atau dasar kanker di dalam tubuhnya, namun saat infeksi bisa dicegah maka ia tidak akan bisa menjadi kanker.

"Pada kanker serviks ini belum infeksi, jadi kalau kita bisa jangan sampai terjadi inveksi, jadi kanker serviks ini jangan sampai terjadi," terang dr. Yusuf.

Mengingat penyebab kanker serviks adalah human papiloma virus (HPV), maka untuk mencegah kanker serviks adalah agar sampai perempuan terinfeksi virus tersebut, salah satunya dengan mendapatkan vaksin HPV.

Vaksin ini akan membuat tubuh membentuk antibodi, yang bisa melawan dan menetralisir saat virus HPV masuk ke tubuh.

Sedangkan pada kanker payudara bisa disembuhkan, saat perempuan sedari dini sudah bisa menemukan dan mendeteksi kanker pada stadium awal. Salah satu deteksinya dengan melakukan Sadari 'Periksa Payudara Sendiri'.

Periksa apakah ada benjolan yang terasa aneh di payudara, apabila terdapat benjolan tapi tidak terasa sakit, maka curigai itu sebagai kanker sebagai deteksi dini, lalu periksakan diri ke dokter spesialis.

"Terapi pertama wajib pergi ke dokter, kalau di stadium satu dideteksi kanker, itu bisa lebih mudah dikendalikan dan disembuhkan," papar Spesialis Bedah Konsultan Bedah Onkologi, dr. Alban Dien, Sp.B (K) Onk

*Sumber: suara.com

Tag : pendidikan, kesehatan, kanker, kanker panyudara


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat