15:00 . Sanggar Literasi Oktian Dikunjungi Kepala Bakesbangpol   |   13:00 . Tanaman Porang Mulai Menjadi Primadona di Bojonegoro   |   12:00 . Larangan Mudik, Dishub Rencanakan Penyekatan   |   09:00 . Rayon Ashabul Harokah At- Tanwir Peringati Harlah PMII dengan Bagi Takjil   |   08:00 . Memancing, Warga Sumbergede Maninggal Tenggelam   |   07:00 . Ini 5 Manfaat Tanaman Tapak Dara   |   19:00 . Bermain di Sungai, Anak 9 Tahun Ditemukan Meninggal Tenggelam   |   18:00 . Ngabuburit, Masyarakat Disuguhi Lukisan Komunitas Sangrupa   |   17:00 . Banyak Warga Keluar Ngabuburit, Jembatan Glendeng Sesak   |   16:00 . Antre Lewat Jelang Berbuka   |   14:00 . Calon Jema’ah Haji Khususnya Lansia Divaksin   |   13:00 . Upaya Penanganan Pertamina EP Direspons Positif   |   12:00 . Melesat Naik, Harga Emas Dibanderol Rp937.000   |   11:00 . Bersama Realfood, DMI Bojonegoro Bagi Takjil di Ribuan Masjid   |   10:00 . Perempuan Asal Bojonegoro Diamankan Satpol PP Tuban di Eks Lokalisasi Gandul   |  
Mon, 19 April 2021
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Kali Pacal Meluap Rumah Hingga Fasum di Ngadiluhur Terendam Banjir

blokbojonegoro.com | Wednesday, 03 March 2021 17:00

Kali Pacal Meluap Rumah Hingga Fasum di Ngadiluhur Terendam Banjir

Reporter: Lizza Arnofia

blokBojonegoro.com - Banjir luapan sungai pacal berdampak pada beberapa Desa di Bojonegoro. Salah satunya desa Ngadiluhur, Kecamatan Balen, Kabupaten Bojonegoro. Tampak jalan poros desa dan beberapa rumah warga turut terendam banjir luapan pada (03/03/2021) dan telah berangsur surut. 

Kasi Pencegahan dan Kesiapsiagaan Bencana, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bojonegoro, Eko Susanto, menegaskan bahwa banjir luapan Sungai Pacal mengakibatkan irigasi air meluap hingga menggenangi beberapa jalan poros desa dan rumah warga. dan telah berangsur-angsur surut. 

"Banjir luapan terjadi pada dini hari, sekitar pukul 09.00 WIB sudah berangsur-angsur surut meski masih meninggalkan genagan air," jelas Eko Susanto. 

Terkait adanya peristiwa banjir tersebut, pria yang menjabat sebagai Kasi Kesiapsiagaan dan Pencegahan Bencana menjelaskan tidak ada korban jiwa. Hanya saja beberapa permukiman hingga fasilitas umum tergenang.

Di antaranya, jalan poros Desa Sidobandung di Dusun Mekarah sepanjang 1.000 meter dengan ketinggian kurang lebih 20-35 centimeter, Dusun Dureg sepanjang 600 meter dengan ketinggian 40-60 centimeter. Dan Dusun Grabangan sepanjang 560 meter dengan ketinggian 35-60 centimeter.

"Menggenangi beberapa poros jalan desa, kurang lebih 20 hingga 60 centimeter," jelasnya. 

Tak hanya poros jalan desa, banjir juga turut merendam beberapa rumah warga dengan ketinggian 35 hingga 60 centimeter sepanjang 1.600 meter. 

Serta beberapa fasilitas umum, diantaranya 2 masjid, balai desa, 4 mushola, 2 sekolah dan pondok pesantren. Serta 7 hektare pekarangan dan 9 hektare sawah dengan total kerugian kurang lebih Rp80 juta. 

"Beberapa rumah warga hingga fasilitas umum juga terdampak banjir, pekarangan sawah dengan total kerugian Rp80 juta," tambahnya. 

Terkait peristiwa banjir luapan tersebut, saat ini tidak ditemukan kendala di lapangan. Hanya saja kebutuhan sembako dan selimut untuk warga. [liz/lis]

 

Tag : Sungai, Pacal, kali


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat