21:00 . Sempat Membesar, Flare di Lapangan Banyu Urip Kembali Normal   |   20:00 . SKD CPNS 3 Kabupaten Digelar Bulan Oktober   |   19:00 . Lahan Kosong di Campurejo Dilahap Jago Merah    |   18:00 . KONI Gelar Workshop dan Pembinaan Cabor di Bojonegoro   |   17:00 . Ormawa UNU Sunan Giri Raih Apresiasi dari Rektorat   |   16:00 . Rumpun Bambu di Kapas Bojonegoro Terbakar   |   15:00 . Bayar Pajak Kendaraan Bermotor Bisa Lewat Kantor Pos   |   14:00 . Pemkab Bojonegoro Gelontorkan Rp 78,48 Miliar Rehab 3.924 RTLH   |   13:00 . Vaksinasi di Bojonegoro Terus Berlanjut, Target Sasaran Capai 1 Juta Penduduk   |   08:00 . PMI Terus Komitmen Bergerak Bersama untuk Sesama   |   07:00 . Mau Anak Tumbuh Tinggi dan Sehat, Coba Terapkan Lima Kebiasaan Berikut   |   19:00 . Harlah Ke-5 UKM JQH Al-Humaida Unigiri Bojonegoro   |   16:00 . Bupati Dialog dengan RT/RW, Serap Aspirasi Pembangunan Daerah   |   15:00 . Terdampak Covid-19, Polres Bojonegoro Angkat Puluhan Anak Asuh   |   14:00 . Bupati Bojonegoro Segera Siapkan BPNT Daerah   |  
Sun, 19 September 2021
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Ngambon Wilayah Paling Sedikit Terjadinya Pernikahan

blokbojonegoro.com | Thursday, 03 June 2021 15:00

Ngambon Wilayah Paling Sedikit Terjadinya Pernikahan

Kontributor: Herman Bagus

blokBojonegoro.com - Di Kecamatan Ngambon, Kabupaten Bojonegoro, Provinsi Jawa Timur dalam dua tahun terakhir tidak mencapai 150 pasangan yang menikah.

Menurut Kepala KUA Ngambon,  M. Sudirman menuturkan, bawasanya pada tahun 2020 dari awal Januari hingga akhir Desember pernikahan di Kecamatan Ngambon hanya mencapai 76 pasangan.

"Faktor dari sedikitnya pernikahan di Kecamatan Ngambon itu sangat banyak mas, selain dari populasi penduduk Kecamatan Ngambon yang hanya berkisar 12000 jiwa juga faktor geografis yang hanya 5 desa," ujar pria ramah senyum itu.

Dia juga menambahkan, untuk tahun 2021 ini dari awal Januari hingga Juli pernikahan di kecamatan ngambon hanya 26 pasangan saja. Jumplah pernikahan suatu daerah itu perbandinganya jumplah populasi penduduk berbanding Satu persen.

"Jadi pernikahan di suatu wilayah itu hanya 1% populasi penduduk, itu pun bisa kurang seperti halnya di ngambon yang kurang dari 1%," ucap pria kelahiran Sukosewu tersebut.

Dia mengatakan, seperti di Ngambon itu yang penduduknya 12000 jiwa, seharusnya bisa sampai 120 pasangan tapi di sana tidak sampai menyentuh angka 1%. Selain sedikitnya jumlah pernikahan di wilayah tersebut dalam 3 tahun terakhir hanya tercatat 2 pernikahan dini di wilayah sana.

"Untuk faktor pernikahan dini di Kecamatan Ngambon sendiri saya kurang begitu mengerti, sebab pernikahan dini itu di laksanakan tahun 2019 dan 2020. Saya pun belum bertugas di sini," tutupnya.[her/ito]

Tag : kecamatan, ngambon, bojonegoro, kua



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Monday, 30 August 2021 20:00

    HMP PIAUD Unugiri Dukung Pemenuhan Hak Anak Usia Dini

    HMP PIAUD Unugiri Dukung Pemenuhan Hak Anak Usia Dini Semarak HUT RI ke-76 masih menyelimuti jiwa-jiwa pendidik millenial. Himpunan Mahasiswa Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini (HMP PIAUD) UNU Sunan Giri (Unugiri) turut meramaikan bulan kemerdekaan tersebut dengan...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Monday, 02 August 2021 08:00

    BMG Buka Lowongan Wartawan bB

    BMG Buka Lowongan Wartawan bB Perkembangan blokMedia Group (blokBojonegoro media dan blokTuban media) semakin pesat dengan pembaca yang terus meningkat untuk wilayah Bojonegoro dan sekitarnya. Hal itu membuat manajemen melakukan pembenahan, termasuk menambah jumlah reporter...

    read more