22:00 . Khofifah Hadiri Konferwil PW IPNU-IPPNU Jatim Secara Virtual   |   22:00 . KONI Bojonegoro Gelar Sertifikasi Pelatih Fisik dan Penanganan Cidera Atlet   |   21:00 . Jelang Liga 3 Jawa Timur, Persibo 60 Persen Sudah Siap   |   20:00 . Gandeng Disbudpar Tim PHP2D UKM Pramuka Unair Wujudkan Desa Mandiri   |   19:00 . Warga Nekat Konsumsi Ikan Mati Akibat Limbah   |   18:00 . Desa Pejambon Pernah Dibuat Tempat Persembunyian Prajurit Majapahit   |   17:00 . Unugiri Gelar Semarak Kemeriahan Sambut Hari Santri Nasional 2021   |   16:00 . Pembukaan Konferwil IPNU Dan IPPNU, Bupati Ajak Pelajar Tingkatkan IPM   |   14:00 . PWNU Jatim Buka Acara Konferwil PW IPNU di Ponpes Attanwir   |   13:00 . Perpaduan Tradisi dan Dakwah Islam, Nyadran Masih Dirawat di Era Modern   |   12:00 . Dukung Mahasiswa Berwirausaha, UNU Sunan Giri Gelontorkan Dana   |   11:00 . Inilah Nama Pejabat yang Dilantik Bupati Bojonegoro   |   10:00 . Bupati Lantik 42 Pejabat Pemkab Bojonegoro   |   09:00 . Dibuka Hari ini, Berikut Rangkaian Acara Konferwil PW IPNU Jatim   |   08:00 . Selamat Datang Romo Yai dan Gus Menteri   |  
Fri, 24 September 2021
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

511 Siswa SMP Negeri 5 Bojonegoro Ikuti Vaksinasi

blokbojonegoro.com | Wednesday, 08 September 2021 16:00

511 Siswa SMP Negeri 5 Bojonegoro Ikuti Vaksinasi

Reporter: Lizza Arnofia

blokBojonegoro.com - Pelaksanaan vaksinasi bagi siswa SMP Negeri 5 Bojonegoro, tengah berlangsung. Adapun jumlah sasaran vaksin sebanyak 618 siswa mulai dari kelas 7 hingga 9. Namun karena berbagai alasan maka yang lolos screening sebanyak 511. Berlangsung pada Rabu, (8/9/2021).

Berdasarkan pantauan, antusiasme siswa untuk mengikuti vaksinasi cukup tinggi. Hal tersebut tidak lepas dari peran guru dan orang tua untuk mensosialisasikan program vaksinasi di Kabupaten Bojonegoro.

Waka Kesiswaan SMP Negeri 5 Bojonegoro, M. Fayakun, menegaskan selama ini Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro melalui Dinas Pendidikan bertekad untuk melaksanakan vaksinasi bagi pelajar. "Seiring dengan pelaksanaan pembelajaran tatap muka (PTM) di sekolah sejak level tiga," ucapnya.

Lanjut, tahapan vaksinasi bagi remaja usia 12 tahun ke atas ini, SMP Negeri 5 Bojonegoro menggunakan vaksin dengan jenis Sinovac untuk dosis pertama dan kedua. "Dibantu puluhan tenaga kesehatan/Nakes dari Dinas Kesehatan. Dengan menerapkan protokol kesehatan," imbuh M. Fayakun.

Terpisah, Sekretaris Dinas Pendidikan Bojonegoro, Lasiran, mengatakan penyuntikan vaksinasi tahapan Remaja ini diikuti oleh 3.500 siswa SMP di Kabupaten Bojonegoro dan serentak di 37 fasilitas kesehatan serta Urkes.

"Sebelumnya telah diawali di SMP Negeri 1 Padangan, pada kedatangan 3 Menteri Kabinet era Jokowi. Nantinya vaksinasi ini juga sebagai salah satu syarat persiapan tatap muka yang dilakukan bulan September," sambung Lasiran.

Pelaksanaan vaksinasi ini dilakukan sebagai salah satu upaya mendukung program Pemerintah pada pencegahan dan penanganan Covid-19. "Yang mana Dinas Pendidikan Kabupaten Bojonegoro sebagai domain penyelenggara pendidikan," pungkasnya. [liz/ito]

Tag : vaksinasi, sekolah, smp, bojonegoro



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Monday, 02 August 2021 08:00

    BMG Buka Lowongan Wartawan bB

    BMG Buka Lowongan Wartawan bB Perkembangan blokMedia Group (blokBojonegoro media dan blokTuban media) semakin pesat dengan pembaca yang terus meningkat untuk wilayah Bojonegoro dan sekitarnya. Hal itu membuat manajemen melakukan pembenahan, termasuk menambah jumlah reporter...

    read more