10:00 . Hadiri Pelantikan Pengurus HMI, Bupati: Pemerintah Tidak Boleh Alergi Kritik   |   07:00 . BPJS Kesehatan Akan Jadi 1 Kelas Standar, Apa Maksudnya?   |   21:00 . Sempat Membesar, Flare di Lapangan Banyu Urip Kembali Normal   |   20:00 . SKD CPNS 3 Kabupaten Digelar Bulan Oktober   |   19:00 . Lahan Kosong di Campurejo Dilahap Jago Merah    |   18:00 . KONI Gelar Workshop dan Pembinaan Cabor di Bojonegoro   |   17:00 . Ormawa UNU Sunan Giri Raih Apresiasi dari Rektorat   |   16:00 . Rumpun Bambu di Kapas Bojonegoro Terbakar   |   15:00 . Bayar Pajak Kendaraan Bermotor Bisa Lewat Kantor Pos   |   14:00 . Pemkab Bojonegoro Gelontorkan Rp 78,48 Miliar Rehab 3.924 RTLH   |   13:00 . Vaksinasi di Bojonegoro Terus Berlanjut, Target Sasaran Capai 1 Juta Penduduk   |   08:00 . PMI Terus Komitmen Bergerak Bersama untuk Sesama   |   07:00 . Mau Anak Tumbuh Tinggi dan Sehat, Coba Terapkan Lima Kebiasaan Berikut   |   19:00 . Harlah Ke-5 UKM JQH Al-Humaida Unigiri Bojonegoro   |   16:00 . Bupati Dialog dengan RT/RW, Serap Aspirasi Pembangunan Daerah   |  
Sun, 19 September 2021
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

EMCL Sosialisasikan Program Biogas untuk 7 Kecamatan di Bojonegoro

blokbojonegoro.com | Thursday, 09 September 2021 21:00

EMCL Sosialisasikan Program Biogas untuk 7 Kecamatan di Bojonegoro

Reporter: Maulina Alfiana


blokBojonegoro.com – Operator Lapangan Banyu Urip, ExxonMobil Cepu Limited (EMCL) didukung penuh oleh SKK Migas menggelar Sosialisasi dan Konsultasi Publik Program Biogas, Kamis (9/9/2021) di Creative Room Gedung Pemerintah Kabupaten Bojonegoro.

Bersama mitra pendamping programnya yakni Yayasan Rumah Energi (YRE), EMCL melakukan koordinasi dengan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Pemerintah Kabupaten Bojonegoro terkait rencana program biogas tahun 2021 di tujuh kecamatan. Sosialisasi dan koordinasi ini bertujuan untuk memberikan gambaran dan mendengarkan usulan terkait program biogas dari Camat di tujuh Kecamatan di Bojonegoro.

Kepala Bappeda Bojonegoro Anwar Mukhtadlo yang memimpin dan memfasilitasi kegiatan ini menyampaikan, pemetaan calon penerima manfaat. Penerima manfaat akan dipilih berdasarkan kriteria yang dibutuhkan. Tujuh kecamatan terpilih di Bojonegoro berdasarkan populasi ternak sapi di wilayah tersebut, sehingga memiliki potensi untuk menjadi pengguna biogas. Kepemilikan minimal 2-3 ekor sapi adalah salah satu syarat untuk menjadi pengguna biogas rumah.
 
“Tujuh kecamatan yang berpotensi menjadi penerima manfaat dalam program ini adalah Kecamatan Sekar, Gondang, Tambakrejo, Bojonegoro, Kapas, Malo dan Kasiman. Minimal pengisian kotoran sapi untuk biogas adalah 40 kilogram. Jika satu sapi bisa menghasilkan 20 kilogram artinya minimal dia harus punya 2 sampai 3 ekor sapi,” ulas Tadlo.
 
External Affairs Manager EMCL Ichwan Arifin menjelaskan kaitan program biogas ini dengan program pengembangan masyarakat khususnya di Kabupaten Bojonegoro. “Program biogas ini merupakan komitmen EMCL dalam program pengembangan masyarakat (PPM) yang tujuannya adalah mendukung kesejahteraan masyarakat di wilayah operasi Lapangan Banyu Urip,” tutur Ichwan.
 
Ichwan menambahkan, program ini secara penuh didukung oleh SKK Migas dengan mitra pendamping Yayasan Rumah Energi. Kemitraan yang baik ini, diharapkan dapat memberikan manfaat serta memperkenalkan kepada masyarakat akan energi terbarukan.
 
Program Manager YRE, Chabi Batur Romzini, dalam sesi pemaparan berkesempatan memperkenalkan YRE sebagai mitra EMCL dalam program biogas 2021. Selain itu ia juga memaparkan kontribusi YRE dalam pembangunan biogas di skala nasional dan bagaimana biogas memiliki dampak nyata bagi masyarakat. “YRE merupakan mitra EMCL yang terpilih dalam seleksi untuk program biogas di Bojonegoro dengan target pembangunan 100 unit biogas hingga akhir tahun 2021,” ungkapnya.
 
YRE sendiri sudah memiliki portofolio pembangunan biogas sejak 2012 dengan capaian unit terbangun sebanyak 25.545 unit biogas di skala nasional.
 
Sosialisasi dan konsultasi publik ditutup dengan sesi tanya-jawab. Dalam sesi tersebut dijelaskan pula bahwa manfaat biogas yang tidak terbatas pada penggunaannya untuk keperluan memasak namun juga ampas biogas (bio-slurry) memiliki manfaat ekonomis sebagai pupuk organik untuk pertanian.

Sosialisai dan konsultasi publik ini dihadiri pula oleh perwakilan dari Dinas Peternakan dan Perikanan, Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, Dinas Perdagangan, Dinas Tenaga kerja, dan Dewan Koperasi Indonesia (Dekopindo). Dalam pelaksanannya, tetap menerapkan protokol kesehatan pencegahan penyebaran Covid-19.
 

Tag : program, emcl, yayasan rumah energi, bojonegoro, bappeda



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Monday, 30 August 2021 20:00

    HMP PIAUD Unugiri Dukung Pemenuhan Hak Anak Usia Dini

    HMP PIAUD Unugiri Dukung Pemenuhan Hak Anak Usia Dini Semarak HUT RI ke-76 masih menyelimuti jiwa-jiwa pendidik millenial. Himpunan Mahasiswa Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini (HMP PIAUD) UNU Sunan Giri (Unugiri) turut meramaikan bulan kemerdekaan tersebut dengan...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Monday, 02 August 2021 08:00

    BMG Buka Lowongan Wartawan bB

    BMG Buka Lowongan Wartawan bB Perkembangan blokMedia Group (blokBojonegoro media dan blokTuban media) semakin pesat dengan pembaca yang terus meningkat untuk wilayah Bojonegoro dan sekitarnya. Hal itu membuat manajemen melakukan pembenahan, termasuk menambah jumlah reporter...

    read more