20:00 . Peduli Sesama, FKPAI Bantu Air Bersih di Kedungadem   |   19:00 . Nita Artsen dan Jean Sebastian Tampil Memukau   |   18:00 . Kios di Kacangan Terbakar, Kerugian Capai Rp50 Juta   |   17:00 . Wabup Resmikan Nasi Buwohan jadi Makanan Khas Bojonegoro   |   16:00 . Wabup Buka Jazz Bengawan 2018   |   13:00 . Meski Sederhana, Warung Belut Chemenk jadi Favorit Pengunjung   |   12:00 . Seramnya Bangunan RSUD Lama Bojonegoro   |   11:00 . Total 1.151 Madin Terdaftar di Kemenag Bojonegoro   |   10:00 . Ajak Kades Wilayah Barat Diskusi, Banyak Harapan Terlontar   |   09:00 . Antisipasi Pupuk Kurang, Disperta Ajukan Tambahan   |   08:00 . Muhammadiyah dan Keindonesiaan   |   07:00 . 8 Keuntungan Berstatus Jomblo   |   06:00 . Demi Kebersamaan, Pompa Air Tradisional Jadi Alternatif Warga Sumberagung   |   23:00 . Hujan Disertai Angin, 7 Rumah di Gondang Roboh   |   22:00 . Pratikno: Banyak Program Pusat yang Belum Sampai Bojonegoro   |  
Tue, 20 November 2018
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Kolom

  • Tuesday, 20 November 2018 08:00

    Refleksi Milad Muhammadiyah 106

    Muhammadiyah dan Keindonesiaan

    Muhammadiyah dan Keindonesiaan Secara historis Kelahiran Muhammadiyah 106 tahun yang lalu tidak lain kerena diilhami, dimotivasi dan disemangati oleh ajaran-ajaran Al Qur’an. Dan apa yang digerakkan oleh Muhammadiyah tidak ada motif lain kecuali semata-mata untuk merealisasikan prinsip-prinsip ajaran Islam dalam kehidupan riil dan konkrit. Gerakan Muhammadiyah senantiasa diarahkan untuk menampilkan wajah Islam dalam wujud yang riil, konkrit dan nyata, yang dapat dihayati, dirasakan dan dinikmati oleh umat sebagai rahmatan lil alamin (memberikan rahmat bagi seluruh alam “seluruh kehidupan”). Dari siniliah maka seluruh gerakan Muhammadiyah di negeri ini, tidak lain adalah sebagai bentuk pengabdian keTuhanan, keUmatan, keBangsaan, dan keIndonesiaan). Komitmen inilah yang juga dalam perspektif Muhammadiyah, hanya dapat dilakukan melalui peningkatan kualitas umat, kualitas masyarakat Indonesia, tanpa melepas karakter, nilai-nilai, dan budaya bangsa pada makna subtantifnya, bukan simbolnya.

    read more

  • Sunday, 18 November 2018 16:00

    Muhammad Melawan Kapitalisme

    Muhammad Melawan Kapitalisme Kisah Nabi Muhammad tidak mungkin dilupakan umat Islam. Peranan Muhammad sebagai agen of change akan terus diteladani dan diinternalisasi oleh penganutnya. Hingga setiap 12 Rabiul Awal selalu diperingati sebagai kelahiran sosok yang membentuk hati dan pola pikir umat islam.

    read more

  • Saturday, 10 November 2018 09:00

    Melawan yang Diganjar Pahlawan

    Melawan yang Diganjar Pahlawan “Jika ingin perdamaian, maka berperanglah,” Ronald Reagan. Penggalan kalimat itu muncul pada film Dilan 1991 yang ditempel di dinding kamarnya. Ya, Dilan selama di sekolah dikisahkan sebagai siswa petarung. Suka melawan. Bahkan, Pak Suripto yang galak pun dilawannya meski beresiko.

    read more

  • Wednesday, 07 November 2018 14:00

    Kampanye Dialogis Solusi Memilih Pemimpin Berkualitas

    Kampanye Dialogis Solusi Memilih Pemimpin Berkualitas KPU terus mengupayakan penyelenggaraan Pemilihan Umum (Pemilu) dari waktu ke waktu menjadi lebih berkualitas. Salah satu indikator kualitas penyelenggaraan adalah terbukanya ruang komunikasi mendialektikakan gagasan ide antara pemilih dan yang dipilih. Orang memilih seseorang untuk wakilnya pasti ada harapan besar atas pilihannya. Tak ubahnya orang yang menjatuhkan pilihan hatinya kepada kekasihnya pasti juga didasari kepentingan.

    read more

  • Thursday, 01 November 2018 14:00

    Gagasan Masyarakat Politik Literasi

    Gagasan Masyarakat Politik Literasi Sepanjang sejarah kemanusiaan, politik selalu menjadi panggung utama. Sejak peradaban sebelum masehi politik selalu menentukan arah peradaban dan kultur masyarakat. Di Yunani kuno misalnya, keilmuan seperti filsafat, sosial dan budaya muncul akibat dinamika politik saat itu.

    read more

  • Sunday, 28 October 2018 08:00

    Refleksi 90 Tahun Sumpah Pemuda

    Bahasa Pemersatu, Bahasa Indonesia

    Bahasa Pemersatu, Bahasa Indonesia Barangkali masih terbesit di benak Bangsa Indonesia, sebait ikrar yang dibumikan oleh putra-putri terbaiknya 90 tahun silam. Tepatnya pada unsur ke tiga putusan sumpah pemuda yang bunyinya, “Menjunjung Bahasa Persatuan, Bahasa Indonesia”. Maka seiring dengan lahirnya Indonesia sebagai sebuah bangsa, Oktober juga dicatat sebagai bulan dikukuhkannya bahasa bangsanya, serta secara turun-temurun dirayakan sebagai Bulan Bahasa.

    read more

  • Friday, 26 October 2018 08:00

    Hukum Nikah Sirri

    Hukum Nikah Sirri Istilah nikah sirri atau nikah yang dirahasiakan memang dikenal di kalangan para ulama, paling tidak sejak masa imam Malik bin Anas. Hanya saja nikah sirri yang dikenal pada masa dahulu berbeda pengertiannya dengan nikah sirri pada masa sekarang.

    read more

  • Monday, 08 October 2018 08:00

    Potret Buram (Data) Kemiskinan Bojonegoro

    Potret Buram (Data) Kemiskinan Bojonegoro Sambutan Gubernur Jawa Timur Pakde Karwo dalam serah terima Jabatan Bupati Bojonegoro, Sabtu 29 September 2018, menyatakan bahwa, bupati baru harus fokus mengurangi angka kemiskinan di wilayahnya. Pendapat ini tidaklah berlebihan, karena isu kemiskinan merupakan isu pertama dalam MDG’s ( Millennium Development Goals), SDG’s ( Sustainable Development Goals) dan menjadi prioritas pertama dalam setiap pembangunan.

    read more

  • Saturday, 06 October 2018 16:00

    Catatan dari New York, USA (3)

    Saat WNI 'Kuasai' RM Jepang di Amerika

    Saat WNI 'Kuasai' RM Jepang di Amerika Di Amerika Serikat jumlah rumah makan Jepang ada ratusan. Tapi, tahukah anda bila sebagian besar rumah makan itu "dijalankan" koki-koki Indonesia. Bahkan Rata-rata banyak yang dipercaya sebagai "kepala koki". Ya, Master Chef.

    read more

  • Saturday, 06 October 2018 11:00

    Kebohongan dan Amnesia Politik

    Kebohongan dan Amnesia Politik “Betapapun cepatnya kebohongan itu, namun kebenaran akan mengejarnya juga.“ Pernyataan Tan Malaka dikutip dari buku “Dari Penjara Ke Penjara” sangat tepat menggambarkan kasus Ratna Sarumpaet. Cerita khayalan tentang penganiayaan yang dialami serta kegiatan Konferensi Asing yang diikutinya, menyebar luas dengan sangat dahsyat. Wajah lebam dampak operasi plastik yang diklaim sebagai buah penganiayaan viral di media sosial.

    read more

blokBojonegoro TV

Redaksi

  • Wednesday, 14 November 2018 14:00

    Pelatihan Menulis Bersama EMCL dan Tempo Institute

    Tulisan Tiga Wartawan Bojonegoro Terbaik

    Tulisan Tiga Wartawan Bojonegoro Terbaik Selama tiga hari, mulai Senin hingga Rabu (12-14/11/2018), awak media dari Kabupaten Bojonegoro, Tuban dan Blora mengikuti pelatihan menulis feature/story telling dan digital marketing di Disaster Oasis, KM 21,5, Sleman,...

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Saturday, 10 November 2018 20:00

    MINU Karakter Bojonegoro Gelar Educatif of Leadership

    MINU Karakter Bojonegoro Gelar Educatif of Leadership Hari Sabtu adalah hari libur bagi anak-anak MINU Karakter Bojonegoro. Tetapi tidak untuk Sabtu (10/11/2018) ini. Mengetahui akan pentingnya menjadi pemimpin yang baik sejak dini, diadakanlah Outbond di Maibit, Kecamatan...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Wednesday, 24 October 2018 09:00

    LoKer dan Iklan Baris di bB

    Lebih Mudah dan Tepat untuk Promosi

    Lebih Mudah dan Tepat untuk Promosi Untuk mengakomodir permintaan dari masyarakat luas, terutama pembaca setia blokBojonegoro.com, redaksi menyediakan kanal khusus untuk informasi lowongan kerja (LoKer) dan iklan baris....

    read more