Kamis, 29 Juni 2017
Jl. Brigjen Sutoyo Gg. Salafiyah No. 5 Desa Sukorejo, Bojonegoro, Telp 0353-3412093, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Enik Kusnul Yanti, Pemilik Batik Latansa Khas Bojonegoro

Manfaatkan Medsos, Pemasaran Tembus Pasar Internasional

Jumat, 17 Maret 2017 20:00
Manfaatkan Medsos, Pemasaran Tembus Pasar Internasional

Kontributor: Sutopo

blokBojonegoro.com -
Bertempat di Desa/Kecamatan Dander, Enik Kusnul Yanti, wanita berumur 38 tersebut, adalah pemilik Butik Batik Latansa khas Jonegoroan yang telah menembus pasar Nasional hingga Internasional.

Pada hari Jumat, (16/3/2017) blokBojonegoro.com sengaja singgah di kediaman Enik , sekaligus tempat untuk mengembangkan usaha batik khas Bojonegoro miliknya.

Enik panggilan akrabnya, menjelaskan, Butik Batik Latansa sengaja ia dirikan sejak 2011 silam, yang sampai saat ini masih bisa bertahan di tengah persaingan yang ada. Bahkan, dia sudah mempunyai tiga orang karyawan sebagai pembuat batik, khas Kota Ledre tersebut.

Diketahui, banyak sekali pilihan motif yang ditawarkan di antaranya motif daun jati, buah salak, buah mangga, buah pisang, daun tembakau, dan motif lain sebagai variasi sesuai keinginan pelanggan.

Menurutnya, usaha batik yang ia dirikan berawal saat dirinya sering mengikuti pelatihan yang diadakan oleh Pusat Kegiatan Masyatakat (PKM) yang dilakukan oleh pemerintah kala itu. Hal tersebut membuat dirinya tertarik untuk memcoba merintis usaha batik khas Jonegoroan.

"Berawal dari sering mengikuti pelatihan membuat batik yang digelar Pusat Kegitan Masyarakat (PKM)," jelas Enik.

Hingga saat ini, Enik menceritakan, bahwa batik yang dia buat memang sudah banyak peminatnya. Selain masarakat daerah Bojonegoro khususnya Kecamatan Dander, butik miliknya juga di kunjungi pelanggan dari Jakarta dan juga Thailand.

Dari hasil usahanya tersebut, Enik berharap bisa mempertahankan budaya batik khas Bojonegoro serta bisa memberikan lapangan pekerjaan bagi masyarakat sekitar.

"Kami juga telah mendapatkan penghargaan dari Sindo Award sebagai UMKM teladan," imbuhnya.

Selain menjadi pengusaha, Enik mengaku juga menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) di kantor Kecamatan Bubulan. Untuk pemasaran, Enik juga memanfaatkan media sosial (Medsos) dengan tawaran harga berkisar Rp135.000. [top/lis]
 

Share: Twitter | Facebook | Email
Show Comments [+]
Baca Juga: Kakek Sebatang Kara Ini, Rawat 30 Kerbau SendiriKarno, Manfaatkan Kardus Bekas untuk Buat WayangKegagalan Tunda KesuksesanNiat Membantu, Sempat 'Ngontel' 20 Kilometer Selama Tujuh TahunKuncinya Harus Percaya DiriAsiyah, Mencari Nafkah dengan BersepedaDilema Operasi Karena Belum Tentu Sembuh TotalEga Fitria, Bocah Pengidap Pembekuan Darah di Otak20 Tahun Jahit Sepatu dengan Dukungan KeluargaBerawal dari Niat Ikhlas, Kini Lelah Jadi Berkah

Berita Terpopuler: Polsuska Gadungan Dituntut 2 TahunPersibo Usung 18 Pemain Lawan PersemaKPUD Rekrut 135 Petugas Pemilihan KecamatanGay Pencuri Sepeda Pancal Meringkuk 25 BulanPeminat Meningkat, Gadget Alami Lonjakan PenjualanAda Proyek Migas, Kebutuhan Listrik BertambahTak Taat Perda, Baliho Dibongkar TotalDiintimidasi, Bus Bojonegoro-Surabaya Masih MogokKe Jerman, 11 Anggota DPR Habiskan Rp1 M Hedupi Keluarga Dengan Batu Bata