blokBojonegoro.com - PT Jamsostek (Persero) Kantor Cabang Bojonegoro, menggelar Medical Check Up (MCU) bagi tenaga kerja perusahaan peserta Program Jamsostek, Selasa (20/3/2012). Kegiatan tersebut diikuti oleh 250 orang yang terdiri dari perusahaan peserta yang di hadiri langsung oleh Bupati Sutoyo dan Kabag Pelayanan Kantor Wilayah VI PT Jamsostek (Persero) Rully Wijaya. Sebagai simbol pelaksanaan kegiatan launching, juga dilakukan pelepasan balon udara oleh Bupati Bojonegoro.
Progam MCU ini diberikan kepada perusahaan yang tertib administrasi dan mengikutsertakan tenaga kerjanya pada 4 program, yaitu Jaminan Kecelakaan Kerja, Jaminan Kematian, Jaminan Hari Tua dan Jaminan Pemeliharaan Kesehatan (JPK).
Menurut Kepala PT Jamsostek Bojonegoro, Mu'allif kepada blokBojonegoro.com, program MCU ini merupakan salah satu manfaat tambahan yang diberikan pihaknya kepada pesertanya, selain hemodialisa, operasi jantung, pengobatan kanker, pengobatan HIV/AIDS dan K3.
"Persyaratan ikutnya program MCU bagi perusahaan dan tenaga kerja yang telah mengikuti program Jaminan Pemeliharaan Kesehatan (program JPK) minimal 1 tahun dan usia tenaga kerja 40 tahun keatas," jelasnya.
Selain itu, kepada perusaahaan juga wajib membayar iuran setiap bulannya. Jika perusahaan mengalami penunggakan selama satu tahun, maka dipastikan karyawannya tidak dapat menikmati progam MCU. Sementara di tahun 2012 ini terdapat 983 orang tenaga kerja dari total 5.397 orang dari 103 perusahaan di Bojonegoro mengikuti progam kesehatan.
"Artinya, perusahaan yang melaporkan tenaga kerjanya dan upahnya secara rutin setiap bulan dan membayar iuran tepat waktu. Selain itu perusahaan tersebut telah melaksanakan her-registrasi/registrasi seluruh tenaga kerjanya," tegasnya.
Sementara itu, terpisah Kabag Pelayanan Kantor Wilayah VI PT Jamsostek (Persero) Rully Wijaya, saat membuka kegiatan Launching Progam MCU tersebut mengungkapkan, bahwa Jamsostek senantiasa meningkatkan pelayanan dan manfaat bagi pesertanya seiring dengan pertumbuhan kepesertaan pada program Jaminan Pemeliharaan Kesehatan (JPK).
“Saya rasa program MCU dari PT Jamsostek ini sangat bagus untuk mengecek kondisi kesehatan karyawan. Sehingga saya bisa mengetahui kondisi kesehatan yang sebenarnya dan dapat melakukan langkah antisipasi, agar tetap sehat sehingga dapat produtif dalam bekerja,” ujarnya.
Ditambahkan, jika kesadaran perusahaan yang ada di Bojonegoro untuk memberikan pelayanan kesehatan terhadap para karyawannya, sejauh ini masih minim. Sebab dari 303 perusahaan yang menjadi peserta Jamsostek, baru sekitar 30 persen atau 103 perusahaan yang sudah memberikan perlindungan kesehatan.
Menurutnya, launching progam MCU ini dilakukan ke empat kalinya setelah yang pertama kali di Kabupaten Sidoarjo, Gresik, Surabaya dan terakhir ini di Bojonegoro. Setelah itu kedepan progam ini akan di sebar luaskan di wilayah lingkup seperti Malang dan Tulungagung.
Terpisah salah satu peserta progam MCU bernama Dadang (50) warga Jalan Dr Wahidin, Kota Bojonegoro, mengaku senang dengan adanya penambahan progam MCU ini. Sebab dirasa hal ini membantu para karyawan untuk mendapatkan pelayanan kesehatan yang lebih baik.
"Terimakasih Jamsostek, tak disangka ada pengobatan gratis seperti ini. Sehingga bisa meringankan biaya berobat bagi para peserta yang tergabung dalam PT Jamsostek Bojonegoro, sehingga untuk biaya pengobatan tidak membengkak lagi," pungkasnya. [*/inf]






