Reporter : Joel Joko
blokBojonegoro.com - Harga beras di pasaran belakangan ini terus merangkak naik. Hal itu yang membuat pihak Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindak) terus memantau di lapangan.
Kepala Disperindag, Bambang Suharno, kepada blokBojonegoro.com, Rabu (29/6/2011) menjelaskan, jika kenaikan harga beras di pasaran belakangan ini kemungkinan besar karena banyak foktor.
"Salah satunya kemungkinan banyak petani yang gagal pada musim panen kedua ini, sehingga hasilnya tidak maksimal," katanya.
Diterangkan, pemkab terus memantau untuk menentukan apakah perlu melakukan operasi pasar atau tidak. Semuanya bergantung pada kondisi di lapangan.
"Sekarang ini, belum bisa kita pastikan mengenai langkah-langkah selanjutnya," sambungnya.
Sementara itu pantauan harga beras kualitas bagus berkisar antara Rp 7.000/kg ke atas, kualitas sedang Rp 6.400/kg-Rp 6.500/kg, dan kualitas biasa Rp 5.400/kg.
Beberapa pedagang beras, memperkirakan harga beras masih akan terus merangkak naik memasuki
Bulan Puasa Ramadan. Alasannya, gagal panen akibat serangan hama wereng terjadi secara merata.
Walaupun harga beras naik, daya beli masyarakat cukup tinggi. Dalam kondisi biasa, beras yang bisa dijual berkisar 1,5 ton/hari, sejak seminggu terakhir kata pedagang bisa naik menjadi 2 ton lebih/hari. [oel/mad]
Teks Foto/Akbar Ardiansyah : Salah seorang penjual beras di Pasar Kota Bojonegoro sedang melayani pembeli.






