Reporter : Muhammad A Qohhar
blokBojonegoro.com - Kabar gembira diterima Pemkab Bojonegoro beberapa waktu belakangan ini. Sebab, Bupati Bojonegoro telah mendapat jawaban lisan dari Menteri Perhubungan (Menhub) Freddy Numberi.
Intinya, Menhub tidak masalah jika ada lapangan terbang (lapter) di Kabupaten Bojonegoro. Tetapi, pemerintah kabupaten diminta segera menyampaikan studi kelayakan atau feasibility study.
"Memang benar dan kami telah membuat surat untuk segera dikirimkan ke kementrian perhubungan," kata Bupati Bojonegoro, Suyoto.
Diterangkan, surat tersebut intinya meminta waktu kepada Menhub untuk dijadualkan bertemu. Sebab, Pemkab Bojonegoro telah siap untuk menjelaskan feasibility study.
"Semoga saja bisa lebih cepat, sehingga keinginan masyarakat di Kabupaten Bojonegoro untuk memiliki lapangan terbang," terangnya.
Politisi asal PAN tersebut menegaskan, untuk memuluskan langkah Bojonegoro memiliki lapter, pihaknya terus berkoordinasi dengan Gubernur Jatim Soekarwo.
"Sejak awal Pak Gubernur sudah setuju, dan bahkan tidak hanya lisan saja. Karena, Gubernur Soekarwo telah mengirimkan surat ke Menteri ESDM dan pejabat lain di pusat," sambungnya.
Seperti diketahui, jika rencana pembangunan lapter tersebut akan bisa berlangsung setelah pihak pusat menyetujui segala persyaratan yang ada.
Kemungkinan besar, lapter tersebut akan berada di tiga wilayah, antara lain di Kecamatan Ngasem, Kecamatan Dander dan Temayang. Namun, ada pilihan lain di Kecamatan Kalitidu.
Untuk membangun lapter, minimal dibutuhkan dana Rp 300 miliar dengan lahan seluas 250 hektare. Dana tersebut masih bisa membengkak cukup besar, jika nanti proyek sudah berjalan. [mad]
Teks Foto : ilustrasi/hariantopnews.com






