Muhammad A Qohhar
blokBojonegoro.com - Belakangan ini Komisi B DPRD Kabupaten Bojonegoro mengaku kurang senang dengan sikap PT Asri Dharma Sejahtera (ADS).
Sebab, beberapa kali diundang untuk melakukan pertemuan di komisi tidak hadir. Sehingga, pihaknya dewan harus kembali menjadwalkan ulang.
Data yang dihimpun beritajatim.com di lapangan, Jumat (1/7/2011) menjelaskan, jika sejak beberapa waktu lalu baru sekali PT ADS yang merupakan salah satu Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) mendatangi undangan Komisi B.
"Kami sangat menyayangkannya, padahal banyak agenda yang akan kita koordinasikan dengan mereka," kata Ketua Komisi B DPRD Bojonegoro, Chisbullah Huda.
Diterangkan, salah satu agenda terkait dengan Participating Interest (PI) 10 % yang dikerjasamakan dengan PT Surya Energi Raya (SER).
"Komisi B akan membahasnya, karena pihaknya ingin mengetahui progres yang sebenarnya. Jangan sampai Pemkab Bojonegoro dirugikan," jelasnya.
Selama ini pemkab belum mendapatkan apapun dari penyertaan modal itu. Dan bahkan, bisa jadi keuntungannya masih lama, karena akan dihitung terlebih dahulu dengan cost recovery.
"Semoga saja ketika kita undang lagi mereka berkenan hadir, karena masalah ini cukup urgen untuk dibahas secara mendalam," sambung politisi yang juga Ketua Fraksi Persatuan Nasional (FPN) tersebut.
Seperti diketahui, jika Direktur Utama PT ADS sempat lama dijabat oleh Sugeng Suparwoto yang merupakan perwakilan dari PT SER.
Sebab, direktur utama sebelumnya mengundurkan diri karena ikut maju Pemilukada Kabupaten Blora dan perwakilan SER yang masuk ke BUMD ditunjuk untuk menjadi perwakilan Bojonegoro di persoalan minyak dan gas bumi (migas). [mad]
Teks Foto/Muhammad A Qohhar : Ketua Komisi B DPRD Bojonegoro Chisbullah Huda saat memimpin rapat di ruang komisi.






