Dishub Tidak Tambah Armada
Jumat, 12 Agustus 2011 13:00:02

Reporter : Akbar Ardiansyah

blokBojonegoro.com - Dinas Perhubungan (Dishub) Bojonegoro, pada arus mudik tahun ini tidak memberlakukan penambahan armada bus.

Pernyataan itu disampaikan oleh Kabid Dal Ops Dishub Bojonegoro Welly Fitrama.

"Hal itu mengingat pada arus mudik tahun sebelumnya, jumlah armada angkutan umum yang berada di Terminal Rejekwesi Bojonegoro masih mampu menampung para pemudik," terangnya.

Ditambahkan, diprediksi pada arus mudik tahun ini para pemudik yang menggunakan jasa angkutan umum tidak begitu membludak. Sebab diperkirakan banyak masyarakat menggunakan kendaraan pribadi.

"Adanya hal itu menyebabkan efek jalan menjadi lebih ramai dengan lalu lintas kendaraan pribadi," jelasnya.

Selain itu, untuk mengantisipasi adanya peningkatan jumlah kecelakaan dan macet, pemerintah rencananya juga akan mengadakan mudik bareng dan bus gratis. Sehingga, armada bus yang ada di terminal Rajekwesi diperkirakan bisa mengangkut penumpang. [syah/pen]

Komentar Pembaca
    Nama Anda :
    Email :
    Komentar :
    Masukkan 6 kode keamanan diatas
    Video bB
    Rabu, 16 Maret 2016 06:28:41 Lezatnya Kuliner Kepiting Sawah
    Berbicara tentang kepiting, yang muncul dipikiran Anda pasti hewan laut bercangkang keras dan banyak disajikan di warung-warung seafood tepi jalan. Namun apakah Anda pernah mencoba menu kuliner kepiting sawah atau biasa disebut yuyu?
    Redaksi
    Minggu, 15 Mei 2016 10:00:13 Gerakan Bojonegoro Menulis Gerakan Bojonegoro Menulis
    Perkembangan ekonomi Kabupaten Bojonegoro cukup pesat. Hal itu tak lepas dari produksi minyak di Blok Cepu yang mencapai puncak 165.000 barel perhari (bph). Ladang Blok Cepu berada di wilayah selatan Bojonegoro. Industri migas itupun berdampak di bidang lain, mulai sosial, politik, pariwisata, dan pendidikan.
    Suara Pembaca & Citizen Jurnalism
    Sabtu, 28 Mei 2016 16:00:11 Lestarikan Budaya Islam, IPNU Kasiman Dukung Hadrah Rutinan Lestarikan Budaya Islam, IPNU Kasiman Dukung Hadrah Rutinan
    Seni hadrah sudah dikenal sebagai salah satu bentuk kesenian yang menjadi bagian dalam melakukan penyebaran ajaran agama Islam. Seni inipun diketahui sudah digunakan oleh para ulama sejak jaman dahulu dalam berdakwah. Dengan melestarikan seni ini, diharapkan nilai dari ajaran Islam semakin dapat dirasakan-melalui pendekatan budaya-oleh seluruh masyarakat. Hal tersebut juga menjadi ihtiyar yang dilakukan oleh Pengurus Anak Cabang Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (PAC IPNU) Kecamatan Kasiman, Kabupaten Bojonegoro.
    Info Tabloid bB
    Jumat, 31 Juli 2015 13:16:10 Tabloid bB Edisi Juli 2015
    Untuk Edisi Juli 2015, redaksi Tabloid blokBojonegoro ingin menyajikan beberapa hal yang baru, terutama di halaman Investigasi. Dengan tema besar “Awasi Air Saat Musim Kering” dikupas secara mendalam mengenai kekeringan yang melanda hampir sebagian wilayah Kabupaten Bojonegoro, terutama yang berada jauh dari aliran sungai bengawan solo. Waduk pacal yang menjadi primadona, sekarang ini ...