Reporter : Akbar Ardiansyah
blokBojonegoro.com – Untuk mengembangkan potensi desa, Dinas Tenaga Kerja Transmigrasi dan Sosial (Disnakertransos) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, melakukan kegiatan pelatihan terhadap 20 orang yang berasal dari dua desa yakni Desa Pejambon, Kecamatan Sumberejo dan Desa Tejo, Kecamatan Kanor, Bojonegoro.
Kegiatan tersebut digelar selama 6 hari sejak hari senin lalu hingga berakhir hari ini. Bertempat di sebuah hotel di jalan Pemuda, para peserta mendapatkan pelatihan materi mengenai tata cara membuat kerajinan yang bersumber dari kedelai.
“Hari ini kegiatan berakhir, sebelumnya kegiatan ini sendiri dilakukan sejak hari senin lalu. dan kegiatan ini sengaja kami laksanakan untuk mengurangi angka penangguran yang ada di Bojonegoro,” ungkap Kabid Penempatan Tenaga Kerja dan Transmigrasi Disnakertransos, Joko Santoso kepada blokBojonegoro, Sabtu (24/9/2011).
Menurutnya, dipilihnya kedua desa tersebut dikarenakan di wilayah sana merupakan penghasil kedelai terbesar. Selain itu kualitasnya juga bagus di bandingkan dengan daerah lain.
“Selama ini kan kedelai hanya dijual saja, tapi dengan pelatihan ini mereka mampu bisa mengembangkan menjadi kripik tempe, tahu maupun susu. Sebab, jika dijual hasilnya lebih besar,” terangnya.
Dari pelatihan itu para peserta pun antusias mengikutinya, bahkan dalam kegiatan ini juga ada surat pernyataan dari para peserta untuk mampu mengembangkan pelatihan ini dilingkungannya. Dan mereka yang hadir pun menyepakati bersama. [syah/lis]






