Reporter : Akbar Ardiansyah
blokBojonegoro.com – Setelah mendapatkan pelatihan dari Dinas Tenaga Kerja Transmigrasi dan Sosial (Disnakertransos) mengenai kerajinan pengolahan bahan baku kedelai, warga di dua desa yakni Desa Pejambon, Kecamatan Sumberrejo dan Desa Tejo, Kecamatan Kanor, Bojonegoro mendapatkan alat bantuan untuk mengembangkan pelatihan itu.
“Bantuan yang diberikan meliputi alat mesin penggilingan kedelai, kompor, dandang dan wajan. Bantuan kami berikan kepada setiap warga yang jumlahnya mencapai 20 orang,” ungkap Kepala Bidang Penempatan Tenaga Kerja dan Transmigrasi Disnakertransos, Joko Santoso kepada blokBojonegoro.com.
Dikatakan, bantuan ini merupakan bantuan dari pusat yang bersumber dari dana APBN pada tahun 2011 ini yang jumlahnya mencapai Rp 50 juta rupiah.
“Bantuan ini sudah kami ajukan kepada Pemerintah Pusat sejak tahun 2010 lalu. Ini kita lakukan untuk mengembangkan kerajinan di wilayah setempat yang ada,” terangnya.
Dijelaskan, dalam ketentuan yang menerima bantuan ini mereka membuat kesepakatan awal tentang adanya pernyataan kesanggupan mereka mengelola.
“Kita hanya bisa memberikan bantuan berupa alat, sementara untuk modal masih belum diberikan. Dan bantuan ini akan kita ajukan terus untuk wilayah desa yang memiliki potensi yang berkembang,” tambahnya.
Joko juga menuturkan, dipilihnya kedua desa itu dikarenakan memiliki produksi kedelai yang baik. Selain dijual, nantinya produksi kedelai di wilayah setempat mampu membuka lapangan kerja yang lain untuk membuat kerajinan pengolahan seperti tahu, tempe maupun susu sari kedelai yang mampu bersaing ditingkat pasaran. [syah/lis]






