Reporter: Riska Irdiana
blokBojonegoro.com - Jelang Hari Raya Idul Adha, Dinas Peternakan dan Perikanan melakukan pemeriksaan ante mortem terhadap hewan kurban.
"Kami lakukan pemeriksaan ante mortem, yakni pemeriksaan luar terhadap hewan sebelum dipotong, apakah cacat atau tidak, dan juga terkait kesehatannya, jangan sampai memiliki penyakit menular," kata Kepala Bidang (Kabid) Kesehatan Hewan Dinas Perternakan dan Perikanan Kabupaten Bojonegoro, Catur Rahayu.
Terhitung ada 11 titik yang menjadi sasaran, yakni pedagang dadakan yang berada di Jalan Veteran, Jalan Lisman, Jalan Pemuda, Jalan Panglima Sudirman, Jalan Untung Suropati, Jalan Lettu Suwolo, Jalan Rajekwesi, dan Jalan Patimura.
Dari hasil pemeriksaan tersebut, kebanyakan hewan yang diperuntukkan untuk penyembelihan kurban menderita penyakit mata.
"Kalau untuk masalah mata ini, masih aman. Yang kami khawatirkan adalah adanya hewan berpenyakit yang dapat menular ke manusia," tuturnya.
Penyakit mata ini, imbuhnya, karena lokasi hewan yang tidak dibuatkan panggung, sehingga urine yang menguap mengakibatkan perih pada mata hewan.
Pemeriksaan hanya dipusatkan di dalam kota saja. Sedangkan untuk wilayah kecamatan, diserahkan pada mantri-mantri hewan.
"Pemeriksaan akan terus kami lakukan hingga jelang pelaksanaan kurban," pungkas Catur. [ana/yud]






