Musim Tanam, 20 Ha Lahan Padi Diserang Hama Tikus
Jumat, 25 November 2011 16:00:51

Reporter: Joel Joko

blokBojonegoro.com - Memasuki musim tanam,  para petani di sejumlah kecamatan di Kabupaten Bojonegoro diminta mewaspadai serangan hama tikus dan wereng coklat terhadap tanaman padi mereka.

Data dari Dinas Pertanian Kabupaten Bojonegoro menyebutkan, saat ini sudah ada 8.908 hektare (ha) areal pertanian yang sudah ditanami padi. Antara lain berada di Kecamatan Kalitidu, Kapas dan Kanor. Dari luasan lahan yang sudah ditanami, sedikitnya 20 ha diserang hama tikus.

"Usia tanaman yang diserang hama tikus mulai 1 minggu sampai 1 bulan," jelas Kepala Dinas Pertanian Bojonegoro, Subekti, Jumat (25/11/2011).

Upaya antisipasi serangan hama tikus, sudah dilakukan petani sejak persiapan musim tanam hingga saat ini. Mereka secara swadaya melakukan pemberantasan dengan cara pengasapan atau pengemposan.

Selain serangan tikus, menurut Subekti, petani juga diminta mewaspadai serangan hama wereng coklat. Pasalnya, hama tersebut pernah menyerang ratusan hektare tanaman padi pada musim tanam tahun lalu.

“Kalau saat ini, petani biasanya melakukan pemberantasan dengan cara pengasapan atau pemberian umpan ketika tikus sudah berkembang biak. Seharusnya, pemberantasan dilakukan sejak awal dengan pengasapan atau umpan secara massal atau gropyokan,” ujarnya.

Perkembangbiakan tikus terbilang sangat cepat. Satu kali melahirkan bisa 10 ekor anak tikus. Dari satu induk, bisa melahirkan 2000 anak tikus dalam satu periode. Sehingga, jika tidak diantisipasi, bisa menyebabkan gagal panen. Uniknya, satu induk tikus melahirkan anak dengan kelamin berbeda, ada jantan dan betina. Inilah yang menyebabkan populasi tikus cepat berkembang biak. [oel/yud]

Komentar Pembaca
    Nama Anda :
    Email :
    Komentar :
    Masukkan 6 kode keamanan diatas
    Video bB
    Jumat, 22 Agustus 2014 14:29:32 50 Aggota DPRD Bojonegoro Dilantik
    Sebanyak 50 anggota DPRD yang terpilih dalam Pemilu Legislatif 9 April lalu akan dilantik dan diambil sumpahnya oleh Ketua Pengadilan Negeri Bojonegoro, Eko Supriyono di Ruang Paripurna DPRD.
    Redaksi
    Rabu, 11 Maret 2015 13:00:14 Redaksi Minta Maaf atas Kesalahan Penulisan Item
    Sehubungan dengan kesalahan penulisan item pada berita kasus dugaan pemukulan yang dilakukan Kepala Sekolah (Kepsek) Sekolah Menengah Atas Negeri Atas (SMAN) Sugihwaras, Ali Sufyan kepada dewan guru setempat, kami Redaksi blokBojonegoro.com meminta maaf kepada pihak yang merasa dirugikan atas kesalahan ini.
    Suara Pembaca & Citizen Jurnalism
    Selasa, 24 Maret 2015 13:00:15 SD Islam Nabawi Kedungadem Selenggarakan Out Bound SD Islam Nabawi Kedungadem Selenggarakan Out Bound
    Untuk mengasah ketangkasan serta mengajak peserta didik untuk lebih dekat mengenal alam, Sekolah Dasar (SD) Islam Nabawi Kedungadem, Bojonegoro menyelenggarakan out bound. Kegiatan dilaksanakan di Pantai Kelapa Panyuran, Kecamatan Palang, Kabupaten Tuban, Sabtu (21/3/2015).
    Info Tabloid bB
    Kamis, 12 Maret 2015 15:38:32 Tabloid bB Edisi Februari 2015
    Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Bojonegoro tahun 2015 telah menembus angka di atas Rp2,9 triliun. Jumlah tersebut lebih banyak didukung dari keberadaan Minyak dan Gas Bumi (Migas). Namun, kegiatan kemasyarakatan yang berbasis pembukaan lapangan kerja cukup minim. Padahal, ribuan mantan tenaga kerja di proyek Blok Cepu akan menganggur. Bahasan tersebut akan disajikan pada ru ...