Reporter: Riska Irdiana
blokBojonegoro.com - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bojonegoro melakukan kunjungan kerja (kunker) penutup di tahun 2011 pada Selasa (27/12/2011).
Kunker ini akan berlangsung selama dua hari. Sebab, perjalanan yang dilakukan hanya di dalam provinsi saja. Sebelumnya, para wakil rakyat ini gencar melakukan plesir di dalam maupun di ke luar kota untuk melakukan studi banding dan lain sebagainya.
Bahkan, gencarnya kunker yang dilakukan oleh alat kelengkapan dewan pada ujung tahun 2011 ini sempat membuat pembahasan KUA-PPAS menjadi tertunda.
Untuk Komisi A yang membidangi hukum dan pemerintahan ini akan berangkat menuju Kota Batu, Malang terkait pelaksanaan program e-KTP.
"Sebab, di Malang itu kan sudah ada e-KTP, sedangkan kalau Bojonegoro baru program. Dan studi banding juga terkait anggaran," kata Sekretaris Dewan, Agus Misnanto.
Komisi B, melakukan kunker ke Madiun terkait distribusi pupuk. Diakui Agus, bahwa kunker kali ini bertujuan untuk meningkatkan penghasilan petani di bidang pertanian.
"Dari pengalaman yang pernah terjadi di Bojonegoro, kita terkendala pada distribusi pupuknya," imbuh Agus.
Sedangkan, Komisi C yang fokus pada bidang kesejahteraan rakyat (kesra) ini akan mengunjungi DPRD Gresik untuk menanyakan terkait langkah ke depan dengan minimnya anggaran untuk pendidikan bagi Bojonegoro di tahun 2012.
Lain halnya mengenai pelaksanaan tata kota, bidang tersebut akan dibahas dalam studi banding yang dikakukan Komisi D di Kabupaten Kediri.
"Mengingat hari ini sudah tanggal 27, maka ini merupakan kunker terakhir di tahun 2011 bagi alat kelengkapan dewan," kata Sekretaris Dewan.
Ditambahkan, jumlah anggaran yang diserap tahun 2011 untuk kunjungan kerja tentu lebih banyak dibanding tahun sebelumnya. Namun, banyaknya kegiatan yang dilakukan tidak jauh berbeda dengan tahun 2010.
"Hal ini menyesuaikan perbup yang juga mengalami perubahan," pungkas Agus Misnanto. [ana/yud]






