Reporter: Joel Joko
blokBojonegoro.com - Seorang ibu rumah tangga asal Desa Bandungrejo, Kecamatan Ngasem, Bojonegoro ditemukan terbakar di dekat kios bensin. Aksi bakar diri Suliani (41) diduga lantaran korban stress dan faktor ekonomi. Beruntung nyawa korban berhasil diselamatkan saat api sudah menguasai sekujur tubuhnya.
Menurut ipar korban, Sukisti kepada blokBojonegoro.com, aksi bakar diri itu diduga karena korban kalut. Ia memang tidak melihat langsung aksi bakar diri saudaranya. Namun, belakangan korban sering melamun pasca orang tuanya meninggal.
"Sejak Mbah Sutinah meninggal, Mbak Suliani sering nglamun," kata Sukisti.
Kali pertama yang mengetahui korban terbakar adalah anak kandungnya Prawoto. Namun, sejumlah keluarga yang ditemui di UGD RSUD Sosodoro Djatikoesumo enggan memberikan keterangan kepada wartawan.
Sepertinya keluarga sangat shock dengan kejadian itu. Sementara kasus ini sepertinya tidak ditangani aparat kepolisian. Sebab, tidak satupun anggota Polsek Ngasem berada dirumah sakit.
Pantauan di rumah sakit kondisi korban sangat memperihatinkan. Luka bakar di tubuh korban hampir merata mulai dari wajah sampai kaki. Menurut Dokter Reni Setyowati yang merawat korban menyatakan, luka bakar di tubuh korban mencapai 70 %. Luka stadium 3 itu nampak di bagian dada, wajah, lengan atas dan punggung.
Kemungkinan korban masih bisa selamat setelah mendapat perawatan intensif. Dokter sudah memberikan penanganan medis secara maksimal, sehingga korban berangsur-angsur sadar. [oel/lis]






