Reporter: Joel Joko
blokBojonegoro.com - Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Timur (Jatim), Sudharmawan, direncanakan akan sidak ke Bojonegoro. Kedatangan orang nomor satu dilingkup BPBD Jatim itu dijadwalkan memantau kondisi terkini Bengawan Solo dan mengecek kesiapan posko bencana Banjir. ini setelah kondisi peningkatan debit air sungai Bengawan Solo yang berstatus siaga.
Kepala BPBD Bojonegoro, Kasiyanto mengatakan, berdasarkan informasi dari kantor Jatim seharusnya tadi malam dijadwalkan ada sidak dari BPBD Jatim. Tetapi, setelah ditunggu ternyata tidak datang. Apalagi, semalam hujan deras mulai Surabaya sampai Bojonegoro. "Kemungkinan hari ini akan datang," kata Kasiyanto.
Sesuai informasi BMKG Karangploso, Malang, pada Bulan Desember 2011–Maret 2012 diprediksi adanya peningkatan curah hujan tinggi yang dapat menimbulkan potensi bencana alam khususnya banjir dan tanah longsor di Wilayah Provinsi Jatim. Termasuk Kabupaten Bojonegoro dalam catatan merah atau tinggi potensi bencana.
Makanya mulai Minggu lalu, BPBD mendirikan posko bencana 1X24 jam guna memantau debit air Bengawan Solo, serta akan melakukan sosialisasi tentang bahaya bencana rawan banjir.
BPBD juga melakukan koordinasi dengan instansi terkait (TNI, Polri, Pemerintah Daerah, LSM, Relawan) untuk melakukan sosialisai antisipasi dan kesiapsiagaan bencana melalui mass media (cetak, elektronik, radio). Selain itu melakukan aktivasi jaring komunikasi peningkatan peringatan dini (Early Warning System). [oel/lis]






