Wamenhub Sidak
Wamenhub: Izin Lapter Bojonegoro Masih Dikaji
Sabtu, 21 Januari 2012 14:00:23 Wamenhub:  Izin Lapter Bojonegoro Masih Dikaji

Reporter: Joel Joko

blokBojonegoro.com - Rencana pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro membuat Lapangan Terbang (Lapter) khusus masih berupa wacana. Sampai saat ini, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) belum mengeluarkan izin penerbangan. Padahal, izin tersebut sangat diperlukan untuk memastikan boleh atau tidaknya Bojonegoro memiliki Lapter sendiri.

Wakil Kementrian Perhubungan (Wamenhub), Bambang Susantono mengatakan, sudah mendengar rencana Pemkab Bojonegoro membangun Lapter. Namun, kemungkinan diizinkan atau tidak ia belum bisa memastikan. Saat ini pihaknya masih mengkaji berbagai kemungkinan sebelum mengeluarkan izin.

"Kemungkinan itu tetap ada, tapi sekarang masalahnya masih dikaji oleh direksi," kata Bambang.

Bambang juga belum bisa menjelaskan kajian apa saja yang bisa memenuhi syarat membangun sebuah Lapter. Kemenhub memiliki standar dan kajian khusus sebelum merekomendasikan sebuah daerah membangun Lapter. Biasanya usulan yang masuk akan dibahas dalam rapat koordinasi pimpinan direksi.

Terpisah, Bupati Bojonegoro, Suyoto tetap optimis proyek besar itu bakal mendapat lampu hijau. Sebelumnya, ia sendiri yang menghadap Menhub untuk membicarakan rencana pembangunan Lapter di Bojonegoro.

Setelah izin keluar, proses pembangunan Lapter senilai Rp 300 miliar itu bakal segera direalisasikan. Diperkirakan, butuh  waktu 2-3 tahun pembangunan Lapter hingga siap dioperasikan.

Dalam pengerjaannya nanti, Pemkab tetap akan menggandeng pihak ketiga. Pemkab tinggal menunggu 15-20 tahun untuk memiliki Lapter tersebut. Sehingga dipastikan tidak ada APBD yang terserap untuk pembangunannya.

Sementara, wacana penempatan Lapter akan berada di perbatasan kawasan hutan seluas 150 hektare di Desa Kunci Kecamatan Dander dan Desa Sampang, Kecamatan Temayang, Bojonegoro. Lokasi ini dipilih dengan pertimbangan tingkat kebisingan sangat kecil dan tidak diperlukan relokasi penduduk. [oel/lis]

Komentar Pembaca
  • Sabtu, 21 Januari 2012 22:22:46 ali
  • Proyek omong besar aja...supaya terpilih lagi menjadi bupati...sama seperti wacana jalan lingkar selatan semasa Bupati Santoso....Mengubah lahan hutan untuk kegiatan nonhutan apalagi komersial, adalah hal yang sulit. Tak mungkinlah investor mau membangung lapter khusus, wong lapter umum saja banyak yang merugi. Jangan mau dibohongi!!!!!!

  • Senin, 01 Oktober 2012 01:02:26 Jito
  • >>Ali@ Ente yg omong besar, ente bisa apa dan apa yg sudah ente perbuat utk bojonegoro. Proyek besar pasti berdasarkan analisa, riset, study dll, tdk cuman pake dengkul kayak ente. Apa ente lupa kalo bojonegoro daerah industri migas, di blokcepu udah produksi 22rb barel dan sukowati skitar 40rb barel itu sehari, jumlah segitu kalo di uangkan sudah bisa utk beli semua bis di terminal rajekwesi, jadi lumrahlah kalo para pelaku migas membutuhkan sarana2 sbg pendukung. sungguh kasihan orang kayak ente, pikiran cekak. Meski siapapun yg jd bupati, kalo bojonegoro sudah mjd mercusuar migas, yaa pastilah bandara tetep dibutuhkan. Pisssss..........!!!!

Nama Anda :
Email :
Komentar :
Masukkan 6 kode keamanan diatas
Video bB
Senin, 13 Mei 2013 18:46:42 Rumah Potong Hewan Banjarsari Ludes Terbakar
Kebakaran hebat melahap Rumah Pemotong Hewan (RPH) di Desa Banjarsari
Redaksi
Senin, 17 Juni 2013 16:30:54 Dua Sekolah dari Kecamatan Gayam Berkunjung ke bB Media Dua Sekolah dari Kecamatan Gayam Berkunjung ke bB Media
Senin (17/6/2013) siang, kantor redaksi blokBojonegoro Media (blokBojonegoro.com dan Tabloid blokBojonegoro) di Jalan Lisman, Gg Baru V, Kota Bojonegoro mendadak ramai.
Suara Pembaca & Citizen Jurnalism
Minggu, 16 Juni 2013 22:00:33 Panwascam Kanor Lakukan Akurasi DPS Panwascam Kanor Lakukan Akurasi DPS
Setelah usai proses konsultasi, serta koordinasi, Minggu (16/6/2013) dilaksanakan proses audit akurasi Pemutakhiran Data pemilih.
Info Tabloid bB
Minggu, 16 Juni 2013 19:06:02 Tabloid bB Juni, Melangkah Bersama Pembaca
Semakin mendekatnya Ulang Tahun kedua blokBojonegoro Media, tepatnya 26 Juni mendatang, edisi Juni kali ini redaksi bB berusaha membahas dengan matang sesuai momen bulan istimewa dengan tema besar Ultah kedua "Melangkah bersama Pembaca" Edisi Juni rubrik investigasi disajikan dengan topik "Lingkungan Dicengkram Tambang". ...