Nasib Honorer Kategori I dan II Belum Jelas
Senin, 23 Januari 2012 09:00:11 Nasib Honorer Kategori I dan II Belum Jelas

Reporter: Joel Joko

blokBojonegoro.com - Sampai sekarang nasib pegawai honorer Kategori I (K.1) dan Kategori II (K.2) masih belum jelas. Sebab, Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) yang menjadi dasar hukum pengangkatan honorer jadi CPNS belum juga disahkan menjadi PP.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Bojonegoro, Boedi Rahardjo mengatakan, sampai sekarang keputusan pengangkatan itu tergantung Badan Kepegawaian Negara (BKN).

BKD sudah menanyakan ke BKN melalui surat pada 14 Desember 2011 soal tindak lanjut pengangkatan honorer. Hanya saja, sampai sekarang BKD belum mendapatkan jawaban. Sementara, setiap hari selalu ada pesan singkat atau telepon dari sejumlah honorer yang bergantian menanyakan kapan diangkat menjadi PNS.

"Usulan pengangkatan honorer berdasarkan Surat Edaran Menpan No. 05/2010 tentang pendataan tenaga honorer," kata Boedi Rahardjo.

Data dari BKD setempat menyebutkan, jumlah honorer K.1 atau yang digaji dari APBN sejumlah 17 pegawai. Sedangkan K.2 yang digaji dari APBD sebanyak 2.380 pegawai.

Menurut Boedi, masalah ini juga dinantikan oleh seluruh pegawai honorer di tanah air. Saat ini BKN telah melakukan konsolidasi dengan seluruh BKD untuk kepentingan verifikasi data yang sudah masuk.

Pemerintah Pusat sepertinya tidak percaya begitu saja dengan banyaknya jumlah honorer yang tertinggal di Indonesia. Sehingga, BKN harus melakukan verifikasi ulang untuk memenuhi kriteria menjadi CPNS.

Dijelaskan, setelah RPP Honorer tersebut diteken presiden, kemudian akan ditindaklanjuti dengan pengangkatan menjadi PNS. [oel/yud]

Foto: net
 

Komentar Pembaca
    Nama Anda :
    Email :
    Komentar :
    Masukkan 6 kode keamanan diatas
    Video bB
    Jumat, 22 Agustus 2014 14:29:32 50 Aggota DPRD Bojonegoro Dilantik
    Sebanyak 50 anggota DPRD yang terpilih dalam Pemilu Legislatif 9 April lalu akan dilantik dan diambil sumpahnya oleh Ketua Pengadilan Negeri Bojonegoro, Eko Supriyono di Ruang Paripurna DPRD.
    Redaksi
    Rabu, 11 Maret 2015 13:00:14 Redaksi Minta Maaf atas Kesalahan Penulisan Item
    Sehubungan dengan kesalahan penulisan item pada berita kasus dugaan pemukulan yang dilakukan Kepala Sekolah (Kepsek) Sekolah Menengah Atas Negeri Atas (SMAN) Sugihwaras, Ali Sufyan kepada dewan guru setempat, kami Redaksi blokBojonegoro.com meminta maaf kepada pihak yang merasa dirugikan atas kesalahan ini.
    Suara Pembaca & Citizen Jurnalism
    Selasa, 24 Maret 2015 13:00:15 SD Islam Nabawi Kedungadem Selenggarakan Out Bound SD Islam Nabawi Kedungadem Selenggarakan Out Bound
    Untuk mengasah ketangkasan serta mengajak peserta didik untuk lebih dekat mengenal alam, Sekolah Dasar (SD) Islam Nabawi Kedungadem, Bojonegoro menyelenggarakan out bound. Kegiatan dilaksanakan di Pantai Kelapa Panyuran, Kecamatan Palang, Kabupaten Tuban, Sabtu (21/3/2015).
    Info Tabloid bB
    Kamis, 12 Maret 2015 15:38:32 Tabloid bB Edisi Februari 2015
    Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Bojonegoro tahun 2015 telah menembus angka di atas Rp2,9 triliun. Jumlah tersebut lebih banyak didukung dari keberadaan Minyak dan Gas Bumi (Migas). Namun, kegiatan kemasyarakatan yang berbasis pembukaan lapangan kerja cukup minim. Padahal, ribuan mantan tenaga kerja di proyek Blok Cepu akan menganggur. Bahasan tersebut akan disajikan pada ru ...