Korupsi Dana Pembebasan Lahan Blok Cepu
Pakai Surat Dokter, Kamsoeni Mangkir Lagi
Kamis, 26 Januari 2012 22:00:13 Pakai Surat Dokter, Kamsoeni Mangkir Lagi

Reporter: Joel Joko

blokBojonegoro.com - Untuk kedua kalinya, mantan Asisten I Bidang Hukum dan Pemerintahan, Pemkab Bojonegoro, Kamsoeni, mangkir dari panggilan Kejaksaan Negeri (Kejari) Bojonegoro. Kamsoeni yang telah menjadi terpidana perkara korupsi pembebasan lahan Blok Cepu senilai Rp 2,9 miliar itu tidak memenuhi panggilan dengan alasan sakit.

Kedua kalinya pula, Kamsoeni mengirim surat keterangan sakit dari dokter. Untuk surat keterangan sakit yang pertama atas rekomendasi dari dokter Farid yang praktik di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Sosodoro Djatikoesoemo, Surat keterangan itu menyebutkan, Kamsoeni perlu istirahat mulai tanggal 21 hingga 25 Januari 2011. Lalu, surat keterangan dokter yang kedua juga dari dokter Farid yang menyebutkan Kamsoeni perlu istirahat mulai 26-27 Januari 2011.

Saat ini, Kamsoeni sedang menjalani rawat inap di rumah sakit milik Pemkab Bojonegoro itu. Kamsoeni menempati salah satu ruang VIP rumah sakit ditemani keluarganya. Sementara, surat keterangan sakit dari dokter itu kemarin dikirimkan oleh salah seorang anaknya ke kantor Kejari Bojonegoro di Jalan RA Kartini, Kota Bojonegoro.

“Iya, Kamsoeni mengirim surat keterangan sakit dari dokter untuk kedua kalinya,” ujar Kasi Intel Kejari Bojonegoro, Nusirwan Sahrul.

Menurut Nusirwan, pihak Kejaksaan akan mengirim surat panggilan untuk ketiga kalinya pada Selasa (31/01) nanti. Bila Kamsoeni tetap tidak memenuhi panggilan, maka akan dilakukan upaya paksa. Pihak Kejaksaan juga akan mengecek kondisi Kamsoeni yang kini menjalani perawatan di rumah sakit. Hal itu untuk memastikan apakah kondisi Kamsoeni memang menderita sakit yang cukup berat atau hanya sakit ringan.

Sementara itu, mantan Bupati Bojonegoro, Santoso, dan mantan Sekretaris Daerah (Sekda) Bojonegoro, Bambang Santoso, juga belum memenuhi panggilan penyidik. Keduanya juga beralasan sedang sakit dengan mengirim surat keterangan sakit dari dokter.

Santoso dan Bambang Santoso telah dijadikan tersangka dalam perkara korupsi pembebasan lahan Blok Cepu itu. Namun, sejak penyelidikan dimulai hingga kini keduanya belum pernah ditahan. Begitu pula Kamsoeni, yang telah dinyatakan bersalah dan dihukum empat tahun penjara oleh hakim kasasi Mahkamah Agung RI. Ia belum pernah ditahan. [oel/mad]

Komentar Pembaca
    Nama Anda :
    Email :
    Komentar :
    Masukkan 6 kode keamanan diatas
    Video bB
    Jumat, 22 Agustus 2014 14:29:32 50 Aggota DPRD Bojonegoro Dilantik
    Sebanyak 50 anggota DPRD yang terpilih dalam Pemilu Legislatif 9 April lalu akan dilantik dan diambil sumpahnya oleh Ketua Pengadilan Negeri Bojonegoro, Eko Supriyono di Ruang Paripurna DPRD.
    Redaksi
    Kamis, 30 Juli 2015 23:00:50 Aktivis IMM Kunjungi Kantor bB Media Aktivis IMM Kunjungi Kantor bB Media
    Suasana kantor redaksi blokBojonegoro Media, Kamis (30/07/2015), begitu ramai dengan kedatangan tamu mahasiswa dari Pengurus Cabang (PC) Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Bojonegoro guna belajar ilmu jurnalis.
    Suara Pembaca & Citizen Jurnalism
    Selasa, 21 Juli 2015 06:00:10 Al Anam Gelar Reuni ke-4 Al Anam Gelar Reuni ke-4
    Reuni sudah menjadi tradisi saat Lebaran. Seperti halnya alumni angkatan 2006 (Al Anam) MTs/MA Attanwir Talun Sumberrejo pada Senin (20/7/2015)
    Info Tabloid bB
    Jumat, 31 Juli 2015 13:16:10 Tabloid bB Edisi Juli 2015
    Untuk Edisi Juli 2015, redaksi Tabloid blokBojonegoro ingin menyajikan beberapa hal yang baru, terutama di halaman Investigasi. Dengan tema besar âAwasi Air Saat Musim Keringâ dikupas secara mendalam mengenai kekeringan yang melanda hampir sebagian wilayah Kabupaten Bojonegoro, terutama yang berada jauh dari aliran sungai bengawan solo. Waduk pacal yang menjadi primadona, sekarang ...