Dukung Petani Singkong, Disperta Bantu Alat Pemotong
Minggu, 29 Januari 2012 06:00:20

Reporter: Joel Joko

blokBojonegoro.com - Untuk membantu meningkatkan penghasilan petani singkong, Dinas pertanian (Disperta) Bojonegoro memberikan bantuan mesin pemotong. Tahun ini bantuan diberikan sebanyak 30 unit kepada petani yang tersebar di 14 kecamatan di Bojonegoro.

Kepala Disperta Bojonegoro, Subekti mengatakan, tahun lalu pihaknya memberikan bantuan 31 unit mesin pemotong singkong kepada masing-masing Gabungan Kelompok Tani(Gapoktan). Selain itu, pemberian mesin itu karena harga jual ketela pohon yang masih murah.

"Biasanya kalau ketela pohon tersebut dijual secara batang hanya Rp 1.000/Kilogram (Kg), namun kalau diolah dengan alat pemotong tersebut dapat mencapai Rp 5.000/Kg," kata Subekti.

Sedangkan kalau para petani ingin mendapatkan penghasilan yang tinggi, harus diolah lagi menjadi tepung. Petani tersebut dapat Rp 7.000/Kg.

Bantuan tersebut diharapkan bisa meningkatkan penghasilan. Sebab, kalau para petani itu diminta untuk beli sendiri biayanya mencapai Rp 20 juta/unit.

Sedangkan, rencananya alat pemotong tersebut akan dibagikan di daerah mulai kecamatan Margomulyo sampai Kedungadem. Yaitu daerah sekitar hutan di wilayah selatan Bojonegoro. Sebab, saat ini daerah tersebut merupakan daerah penghasil ketela pohon terbesar.

Dijelaskan, pada Desember lalu petani ketela pohon di 14 kecamatan Bojonegoro, panen hingga 1141 Hektere (Ha). Hal tersebut menandakan  bahwa hasil panen ketela pohon cukup meningkat.

Sementara tiga kecamatan yang panen terbesar antaralain Kecamatan Gondang 300 Ha, Kecamatan Ngambon 247 Ha dan Kecamatan Malo 200 Ha.[oel/lis]

Komentar Pembaca
  • Minggu, 29 Januari 2012 06:32:27 ali Ibrohim
  • Mbahku omahe Balen gk dapat nue...

Nama Anda :
Email :
Komentar :
Masukkan 6 kode keamanan diatas
Video bB
Jumat, 10 Juni 2016 17:02:22 Ayo Ikut BPJS Kesehatan
Manfaat Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) BPJS Kesehatan meliputi : a. Pelayanan kesehatan tingkat pertama, yaitu pelayanan kesehatan non spesialistik mencakup: 1. Administrasi pelayanan 2. Pelayanan promotif dan preventif 3. Pemeriksaan, pengobatan dan konsultasi medis 4. Tindakan medis non spesialistik, baik operatif maupun non operatif 5. Pelayanan obat dan bahan medis habis pakai 6. Transfusi darah sesuai kebutuhan medis 7. Pemeriksaan penunjang diagnosis laboratorium tingkat pertama 8. Rawat inap tingkat pertama sesuai indikasi
Redaksi
Minggu, 04 Desember 2016 22:00:13 BloKers Peduli Banjir 2016 Sukses Tahap 1, Siapkan Donasi Pasca Banjir Sukses Tahap 1, Siapkan Donasi Pasca Banjir
Aksi bersama untuk berbagi dengan korban banjir akibat luapan Bengawan Solo, tuntas digelar kemarin. Ternyata masih ada beberapa komunitas yang ingin menggelar pengumpulan dan pembagian bantuan pasca banjir. Sehingga, BloKers Peduli Banjir 2016 tetap menerima donasi sampai Jumat (9/12/2016) malam.
Suara Pembaca & Citizen Jurnalism
Sabtu, 03 Desember 2016 10:00:29 Perkuat Ideologi Kader, GP Ansor Gayam Datangkan Pengurus Wilayah Perkuat Ideologi Kader, GP Ansor Gayam Datangkan Pengurus Wilayah
Demi mempertajam dan menguatkan ideologi kader, PAC GP Ansor Kecamatan Gayam Kabupaten Bojonegoro melakukan kajian tentang kondisi ansor dan dinamika tantangan kedepan. dihadirkan sebagai pemateri tersebut M.Hasan Bisri dari Pengurus Wilayah GP Ansor Jawa Timur pada Jumat (2/12/2016) di Mushola Al Hasani Desa Cengungklung.
Info Tabloid bB
Jumat, 31 Juli 2015 13:16:10 Tabloid bB Edisi Juli 2015
Untuk Edisi Juli 2015, redaksi Tabloid blokBojonegoro ingin menyajikan beberapa hal yang baru, terutama di halaman Investigasi. Dengan tema besar “Awasi Air Saat Musim Kering” dikupas secara mendalam mengenai kekeringan yang melanda hampir sebagian wilayah Kabupaten Bojonegoro, terutama yang berada jauh dari aliran sungai bengawan solo. Waduk pacal yang menjadi primadona, sekarang ini ...