Tak Ada Kepastian, User PRB Lapor Kepolisian
Senin, 20 Februari 2012 16:00:23 Tak Ada Kepastian, User PRB Lapor Kepolisian

Reporter: Joel Joko

blokBojonegoro.com - Setelah sekian lama menunggu tanpa ada kepastian, sejumlah user Pasar Raya Bojonegoro (PRB) tidak tahan untuk membawa masalah ini ke pihak berwajib.

Siang tadi, Mulyono Cs mendatangani Mapolres Bojonegoro untuk melaporkan pengembang pasar raya. Ia dan beberapa user lainnya menuntut pertanggungjawaban dari PT Jaladana Bahari (JB) untuk mengembalikan uang muka angsuran toko.

Menurut Mulyono, karena pembangunan PRB batal, maka sudah seharusnya PT JB mengembalikan uang pada user. Apalagi sejak tahun 2007, pemkab setempat sudah resmi memutus kesepakatan kerja sama dengan PT JB.

Dalam masalah ini, para user merasa sangat dirugikan. Karena, dari pihak pengembang menolak mengembalikan uang lantaran tidak merasa memutus kontrak. Sebaliknya, pemkab menjanjikan akan mengembalikan uang kepada para user setelah ada pengembang baru.

"Karena nggak ada kejelasan, kita serahkan kepada aparat kepolisian untuk menyelesaikan masalah ini," kata Mulyono, saat ditemui di SPK Polres Bojonegoro, Senin (20/2/2012) tadi.

Dikatakan dalam laporan di kepolisian itu, mereka menuntut PT JB untuk bertanggung jawab. Sedangkan pemkab sebatas sebagai partner walaupun dalam masalah ini terkesan tutup mata. Pasalnya, lahan bemasalah di Jalan Veteran tersebut sering digunakan untuk kegiatan pasar malam, ekspo dan road race.

"Kalau memang ada iktikad baik, sudah seharusnya pemkab memberikan solusi kepada kami," tegas Mulyono.

Sampai siang tadi belum ada kepastian akan dibawa ke mana masalah ini. Beberapa penyidik yang menerima laporan para user masih akan meneliti dulu berkas laporan mereka. Di dalam laporan tersebut juga mencantumkan surat-surat perjanjian, kuitansi dan berita acara pemberhentian kontrak kerjasama dari pemkab.

Untuk diketahui, keputusan Pemkab Bojonegoro membatalkan kesepakatan dengan PT JB itu setelah investor dianggap tidak memenuhi syarat yang ditetapkan terkait pembangunan PRB. Syarat itu adalah bank garansi. Akibatnya, para user dirugikan variatif antara Rp 1-7 juta.

Pemkab meminta para calon user tetap tenang, sementara pihak pemkab berjanji akan menyelesaikan masalah tersebut serta mencari pengganti PT JB. Namun kenyataannya, sampai sekarang janji tersebut belum terbukti. [oel/yud]

Foto/Joel Joko: Mulyono bersama sejumlah calon user melapor ke Mapolres Bojonegoro

Komentar Pembaca
  • Senin, 20 Februari 2012 21:12:19 Diandra
  • Pemkab dgn pimpinan skarang memang bikin muak.....rumah sakit udah berdiri saja tdk bisa meneruskan apalagi mau membangun, mustahil. Selama periode santoso jalan di depan rumahku 2 kali di perbaiki tapi skarang sampe masa kepemimpinan hampir selesai tdk pernah trsentuh pembangunan. Ojo njagakno pemkab saiki, nggedabrus. Kuuuaapook

Nama Anda :
Email :
Komentar :
Masukkan 6 kode keamanan diatas
Video bB
Senin, 13 Mei 2013 18:46:42 Rumah Potong Hewan Banjarsari Ludes Terbakar
Kebakaran hebat melahap Rumah Pemotong Hewan (RPH) di Desa Banjarsari
Redaksi
Senin, 17 Juni 2013 16:30:54 Dua Sekolah dari Kecamatan Gayam Berkunjung ke bB Media Dua Sekolah dari Kecamatan Gayam Berkunjung ke bB Media
Senin (17/6/2013) siang, kantor redaksi blokBojonegoro Media (blokBojonegoro.com dan Tabloid blokBojonegoro) di Jalan Lisman, Gg Baru V, Kota Bojonegoro mendadak ramai.
Suara Pembaca & Citizen Jurnalism
Minggu, 16 Juni 2013 22:00:33 Panwascam Kanor Lakukan Akurasi DPS Panwascam Kanor Lakukan Akurasi DPS
Setelah usai proses konsultasi, serta koordinasi, Minggu (16/6/2013) dilaksanakan proses audit akurasi Pemutakhiran Data pemilih.
Info Tabloid bB
Minggu, 16 Juni 2013 19:06:02 Tabloid bB Juni, Melangkah Bersama Pembaca
Semakin mendekatnya Ulang Tahun kedua blokBojonegoro Media, tepatnya 26 Juni mendatang, edisi Juni kali ini redaksi bB berusaha membahas dengan matang sesuai momen bulan istimewa dengan tema besar Ultah kedua "Melangkah bersama Pembaca" Edisi Juni rubrik investigasi disajikan dengan topik "Lingkungan Dicengkram Tambang". ...