Sertifikasi untuk Peningkatan Kompetensi
Selasa, 21 Februari 2012 16:00:21

Reporter: Riska Irdiana

blokBojonegoro.com - Program sertifikasi guru yang telah dicanangkan pemerintah, bertujuan untuk meningkatkan mutu para pendidik agar memiliki kompetensi bidang pedagogik dan profesional.

Sebab, selama ini ada banyak cibiran dari masyarakat yang mengarah pada Pegawai Negeri Sipil (PNS). Masyarakat menilai PNS memiliki kinerja dan kedisiplinan yang masih kurang.

Untuk itu, Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Bojonegoro menggelar sosialisasi sebelum dilakukannya uji kompetensi bagi guru peserta sertifikasi pada Selasa, (21/2/2012).

Sosialisasi yang digelar di Gedung Olahraga (GOR) SMT Sukowati, Kecamatan Kapas, Bojonegoro ini diikuti 1.044 guru dari mulai Taman Kanak-Kanak (TK), Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), Sekolah Menengah Atas (SMA) dan sederajat.

Bupati Bojonegoro, Suyoto yang menghadiri acara tersebut, menyampaikan hal terpenting saat ini yang harus dilakukan para guru adalah meyakinkan publik, bahwa guru memiliki kompetensi dan profesionalisme.

"Oleh karenanya saat ada kabar bahwa PNS akan mendapatkan peningkatan kesejahteraan, mendapatkan banyak respons yang beragam dari berbagai macam pihak. Inilah yang menjadi beban tugas dimana kita harus menunjukkan kinerja dan kompetensi kepada masyarakat dalam melaksanakan tugas, baik sebagai guru maupun bidang lainnya," kata Suyoto.

Terlebih lagi, saat ini guru yang telah mendapatkan tunjangan sertifikasi, harus bisa menunjukkan kompetensinya dalam mengajar. Hal ini adalah untuk menjawab keraguan publik atas kinerja kita sebagai PNS.

Menurut Bupati, untuk menjawab keraguan ini adalah dengan menunjukkan kapasitasnya menjadi guru yang profesional, berakhlak, memiliki kemampuan manajerial yang mumpuni.

"Yang tentunya pula didukung dengan kompetensi sosial dan profesional," tambahnya.

Ditambahkan bupati, dengan adanya sertifikasi ini diharapkan akan merubah nasib dan kehormatan pendidik. Yakni kehormatan sebagai guru yang senantiasa menjujung tinggi tugas dan amanahnya sebagai guru secara profesional.

Tujuan peningkatan kompetensi tenaga guru ini dalam upaya perbaikan sistem dan manajemen kependidikan di Indonesia.

Seperti diberitakan, tahun 2011 lalu guru di Jajaran Disdik Kabupaten Bojonegoro yang mengikuti sertifikasi sebanyak 1.432 orang dan yang tidak lulus ejumlah 141 orang. Mereka yang tidak lulus akan mengikuti uji sertifikasi pada tahun 2013 mendatang. [ana/yud]

Komentar Pembaca
    Nama Anda :
    Email :
    Komentar :
    Masukkan 6 kode keamanan diatas
    Video bB
    Senin, 16 Desember 2013 21:12:02 Banjir Menerjang Bojonegoro
    Naiknya permukaan air Sungai Bengawan Solo membuat beberapa daerah di Kabupaten Bojonegoro mulai kebanjiran.
    Redaksi
    Kamis, 17 April 2014 19:00:55 Sekretaris Redaksi bB Menikah Selamat Menempuh Hidup Baru Ya! Selamat Menempuh Hidup Baru Ya!
    Sekretaris Redaksi blokBojonegoro Media Nidhomatum Mukhlisotur Rohmah mengakiri masa lajangnya. Kamis (17/4/2014), dia dipersunting oleh Mahbib Khoiron.
    Suara Pembaca & Citizen Jurnalism
    Kamis, 10 April 2014 02:30:11 Saka Bhayangkara Dilibatkan Jadi Relawan Pemilu Saka Bhayangkara Dilibatkan Jadi Relawan Pemilu
    Sebagai upaya pembelajaran dalam politik bagi generasi muda, adik-adik Saka Bhayangkara Polsek Kedungadem dilibatkan sebagai relawan Pemilu
    Info Tabloid bB
    Sabtu, 15 Maret 2014 13:02:38 Ulasan HIV/AIDS di Edisi Maret 2014
    Berita mendalam terus disajikan oleh redaksi Tabloid blokBojonegoro. Termasuk di edisi Maret Tahun 2014. Kabupaten Bojonegoro yang menurut data berada di peringkat delapan se Jawa Timur untuk kasus penyebaran HIV/AIDS menjadi tema utama. Disajikan dengan pola in depth interview dari berbagai perspektif membuat berita semakin lengkap. Untuk halaman fokus, tetap mengulas target minyak dan gas bumi ...