Reporter: Joel Joko
blokBojonegoro.com - Tim Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), hari ini dijadwalkan akan meninjau lokasi pasca bencana banjir bandang dan luapan Kali Pacal di Bojonegoro.
Rencananya, rombongan BNBP dan BPBD tiba di Bojonegoro sekitar pukul 09.00 WIB setelah rombongan di bawah pimpinan Syamsul Maarif meninjau siaga bencana di Gunung Semeru, Lumajang.
Kasi Kesiapsiagaan dan Penanggulangan Bencana BPBD Bojonegoro, Sutardjo mengatakan, kedatangan rombongan BNPB ke Kota Ledre untuk meninjau lokasi pasca bencana banjir bandang.
Walaupun kondisinya sudah surut, namun BNPB ingin melihat lebih dekat mengenai potensi bencana di wilayah selatan Bojonegoro itu.
"Kedatangan rombongan BNPB tidak diikuti Syamsul Maarif. Hanya dalam rangka kunjungan kerja ke beberapa daerah, termasuk Bojonegoro," ujar Sutardjo.
Dijelaskan, selain kunjungan kerja ke Bojonegoro, BNPB juga meninjau Gunung Semeru di Lumajang.
Sutardjo menambahkan, kondisi 22 desa pasca banjir bandang memang sudah surut. Meski demikian, BPBD Bojonegoro belum menerima laporan resmi dari tujuh kecamatan yang daerahnya terendam banjir.
Seperti diberitakan sebelumnya, banjir bandang dan luapan Kali Pacal yang membanjiri 617 rumah warga dan 280 hektare sawah dikarenakan hujan deras yang terjadi di wilayah selatan Bojonegoro.
Hanya dalam waktu dua jam, hujan mengakibatkan banjir bandang di Desa Ngorogunung, Kecamatan Bubulan. Karena kondisi daerah sekitar hutan itu tidak mampu menampung derasnya hujan, maka air itu turun ke daerah aliran Kali Pacal.
Parahnya lagi, daerah aliran Kali Pacal dalam kondisi dangkal. Sehingga, air dari sungai itu meluber ke rumah warga, jalan dan persawahan. Akibatnya, aktivitas warga pun menjadi terganggu. [oel/yud]
Teks foto/Riska Irdiana: Banjir akibat luapan Kali Pacal






