Reporter: Joel Joko
blokBojonegoro.com - Guna menunjang sarana prasarana kesehatan di wilayah Bojonegoro, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) setempat akan memperbaiki Puskesmas dan Polindes yang rusak. Untuk program ini dianggarkan Rp 14,8 miliar. Anggaran itu akan dipakai untuk membangun 13 Puskesmas, 12 Puskesmas Pembantu, dan 58 Polindes yang tersebar di 27 kecamatan di Bojonegoro.
“Anggaran Rp 14,8 miliar itu akan dipakai semua untuk pembangunan Puskesmas dan Polindes di Bojonegoro,” ujar Kepala Dinkes Kabupaten Bojonegoro, Hariyono.
Diakui, kondisi bangunan Puskesmas terutama yang berada di daerah pedesaan kini banyak yang rusak. Sebagian besar bangunan Puskesmas itu dibangun pada tahun 1990-an. Salah satu bangunan Puskesmas yang nyaris ambruk yaitu Puskesmas Sudah, Kecamatan Malo, Kabupaten Bojonegoro.
Bagian atap Puskesmas itu ambrol. Meski demikian, pelayanan kesehatan di Puskesmas tersebut tetap berjalan. Menurut Hariyono, Puskesmas di pedesaan rata-rata per hari melayani sekitar 20-30 pasien yang periksa atau berobat. Meski kondisi bangunannya rusak, Puskesmas tetap harus memberikan pelayanan kesehatan dengan cara memakai tempat sementara yang memadai.
Saat ini, jumlah Puskesmas di Bojonegoro sebanyak 36 tersebar di 27 kecamatan. Sedangkan, jumlah Puskesmas Pembantu sebanyak 68 unit, dan jumlah Polindes sebanyak 329 unit. [oel/lis]






