Jelang Persibo vs Persebaya
Takut Bonek, Sekolah Diliburkan
Sabtu, 10 Maret 2012 10:00:00 Takut Bonek, Sekolah Diliburkan

Reporter : Joel Joko

blokBojonegoro.com - Kedatangan ribuan bonek ke Bojonegoro tak sedikit yang menganggap menjadi ancaman tersendiri bagi warga Kota setempat. Menurut beberapa warga, sejak malam mereka berkeliaran mengelilingi perumahan warga untuk mencari tempat berteduh. Parahnya, tidak sedikit pendukung sepak bola yang terkenal dengan julukan bondo nekad (bonek) menjarah makanan di warung dan toko.

Ketakutan itu juga dirasakan para pengajar di SDN Campurejo 2 Kabupaten Bojonegoro. Lembaga sekolah yang berada tepat di belakang stadion Letjen  H Soedirman tersebut terpaksa meliburkan kegiatan belajar mengajar. Selain takut, para pengajar khawatir murid-murid mencontoh aksi liar para suporter Persebaya.

Bukan itu saja, bahkan diduga sejumlah bonek nekad membobol kantin sekolah dan menguras makanan didalam kantin SD tersebut.

"Kantin sekolah dijebol dan semuanya diambil mas," kata Astri, salah satu pengajar.

Kerugian akibat penjarahan sekitar Rp 500 ribu. Pencurian dilakukan dengan cara menjebol dinding kantin yang terbuat dari papan kayu. Para pengajar sangat menyayangkan aksi brutal para bonek. Bahkan, hingga pagi mereka tergeletak diteras dan musalla sekolah.

Ditempat lain para bonek juga menyebar mencari makan. Polisi sempat kuwalahan mengantisipasi aksi bonek yang menjarah makanan. Tidak sedikit warung makanan di tepi jalan menjadi sasaran para bonek yang kelaparan. Kondisi semrawut sangat terlihat diseputar stadion. Sebab jumlah bonek sangat banyak sekali. [oel/pen]

Foto/Joel Joko: Kantin sekolah yang diduga dijebol suporter Persebaya (bonek)

Komentar Pembaca
  • Sabtu, 10 Maret 2012 14:32:48 cah ronggolawe
  • kalo udh gini,bukan suporter namanya..masak mau nyusahin orang kecil..orang kecil jualan untungnya berapa sich,kok teganya..

  • Sabtu, 10 Maret 2012 18:34:27 ipank
  • hal sperti itu dah sering terjadi karena ulah bonek..

  • Sabtu, 10 Maret 2012 22:00:02 generasi republik bonek
  • mohon maaf sebelumnya lur, tiada hal yang sempurna begitu juga kami para bonek mania. kita uda berusaha agar para teman2 bisa di koordinir tapi fakta dilapangan begitu banyak oknum2 bonek liar yang selalu berbuat onar. kami bonek mania hanya bisa memohon maaf atas tindakan mereka lurd

  • Minggu, 11 Maret 2012 01:07:09 Gagak Rimang
  • Kalau sekali itu oknum tapi kalau berkali-kali ya emang tabiatnya seperti itu

  • Minggu, 11 Maret 2012 06:11:58 endy
  • semoga suporter persebaya yang meninggal bisa diterima Amalannya.. keluarga sabar.. dan oknum2 bonek tidak lagi menakuti warga.. yuk kita nikmati sepakbola dgn damai.. jangan saling provokasi...bravo sepakbola

  • Minggu, 11 Maret 2012 11:24:57 rizal
  • dari dulu sampe nanti bonek ya tetep aja tukang bikin kerusuhan

Nama Anda :
Email :
Komentar :
Masukkan 6 kode keamanan diatas
Video bB
Jumat, 22 Agustus 2014 14:29:32 50 Aggota DPRD Bojonegoro Dilantik
Sebanyak 50 anggota DPRD yang terpilih dalam Pemilu Legislatif 9 April lalu akan dilantik dan diambil sumpahnya oleh Ketua Pengadilan Negeri Bojonegoro, Eko Supriyono di Ruang Paripurna DPRD.
Redaksi
Rabu, 11 Maret 2015 13:00:14 Redaksi Minta Maaf atas Kesalahan Penulisan Item
Sehubungan dengan kesalahan penulisan item pada berita kasus dugaan pemukulan yang dilakukan Kepala Sekolah (Kepsek) Sekolah Menengah Atas Negeri Atas (SMAN) Sugihwaras, Ali Sufyan kepada dewan guru setempat, kami Redaksi blokBojonegoro.com meminta maaf kepada pihak yang merasa dirugikan atas kesalahan ini.
Suara Pembaca & Citizen Jurnalism
Selasa, 24 Maret 2015 13:00:15 SD Islam Nabawi Kedungadem Selenggarakan Out Bound SD Islam Nabawi Kedungadem Selenggarakan Out Bound
Untuk mengasah ketangkasan serta mengajak peserta didik untuk lebih dekat mengenal alam, Sekolah Dasar (SD) Islam Nabawi Kedungadem, Bojonegoro menyelenggarakan out bound. Kegiatan dilaksanakan di Pantai Kelapa Panyuran, Kecamatan Palang, Kabupaten Tuban, Sabtu (21/3/2015).
Info Tabloid bB
Kamis, 12 Maret 2015 15:38:32 Tabloid bB Edisi Februari 2015
Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Bojonegoro tahun 2015 telah menembus angka di atas Rp2,9 triliun. Jumlah tersebut lebih banyak didukung dari keberadaan Minyak dan Gas Bumi (Migas). Namun, kegiatan kemasyarakatan yang berbasis pembukaan lapangan kerja cukup minim. Padahal, ribuan mantan tenaga kerja di proyek Blok Cepu akan menganggur. Bahasan tersebut akan disajikan pada ru ...