Reporter : Joel Joko
blokBojonegoro.com - Kedatangan ribuan bonek ke Bojonegoro tak sedikit yang menganggap menjadi ancaman tersendiri bagi warga Kota setempat. Menurut beberapa warga, sejak malam mereka berkeliaran mengelilingi perumahan warga untuk mencari tempat berteduh. Parahnya, tidak sedikit pendukung sepak bola yang terkenal dengan julukan bondo nekad (bonek) menjarah makanan di warung dan toko.
Ketakutan itu juga dirasakan para pengajar di SDN Campurejo 2 Kabupaten Bojonegoro. Lembaga sekolah yang berada tepat di belakang stadion Letjen H Soedirman tersebut terpaksa meliburkan kegiatan belajar mengajar. Selain takut, para pengajar khawatir murid-murid mencontoh aksi liar para suporter Persebaya.
Bukan itu saja, bahkan diduga sejumlah bonek nekad membobol kantin sekolah dan menguras makanan didalam kantin SD tersebut.
"Kantin sekolah dijebol dan semuanya diambil mas," kata Astri, salah satu pengajar.
Kerugian akibat penjarahan sekitar Rp 500 ribu. Pencurian dilakukan dengan cara menjebol dinding kantin yang terbuat dari papan kayu. Para pengajar sangat menyayangkan aksi brutal para bonek. Bahkan, hingga pagi mereka tergeletak diteras dan musalla sekolah.
Ditempat lain para bonek juga menyebar mencari makan. Polisi sempat kuwalahan mengantisipasi aksi bonek yang menjarah makanan. Tidak sedikit warung makanan di tepi jalan menjadi sasaran para bonek yang kelaparan. Kondisi semrawut sangat terlihat diseputar stadion. Sebab jumlah bonek sangat banyak sekali. [oel/pen]
Foto/Joel Joko: Kantin sekolah yang diduga dijebol suporter Persebaya (bonek)






