5 Hal yang Mengharuskan Pria Periksa Sperma
Senin, 26 Maret 2012 07:00:57 5 Hal yang Mengharuskan Pria Periksa Sperma

Reporter: --

blokBojonegoro.com - Sperma adalah indikator penting kesuburan pria. Kualitasnya juga akan menentukan peluang memiliki keturunan. Bila seorang pria dewasa hidup normal dan mampu membuat istrinya hamil, maka kecurigaan terhadap kualitas spermanya mungkin tak pernah terlintas.  

Akan tetapi, bila pria telah menikah bertahun-tahun dan tak juga membuat sang istri hamil, kecurigaan itu pasti muncul dan kebutuhan terhadap pemeriksaan sperma pun menjadi hal mendesak. Kebutuhan pemeriksaan juga tidak semata-mata pada soal menghasilkan keturunan, tetapi juga dapat pula dipicu oleh faktor lain.

Nah, apa sebenarnya yang membuat pria perlu memeriksakan spermanya? Berikut penjelasan dr Indra C Anwar SpOG, konsultan kesuburan yang juga spesialis kebidanan dan kandungan dari Bunda International Clinic (BIC) Jakarta:

1. Pemeriksaan pra-nikah. Sebelum menikah, tes sperma atau analisis sperma (spermiogram) dapat dilakukan, khususnya bagi mereka yang ingin langsung mempunyai keturunan. Pemeriksaan sperma sebaiknya dilakukan di klinik kesuburan agar hasilnya bisa dipercaya, minimal terstandardisasi.

2. Istri tidak juga hamil setelah 12 bulan. Bila seseorang dapat melakukan hubungan seksual secara teratur, tetapi sang istri tak kunjung hamil dalam jangka waktu rata-rata 12 bulan, tentu bisa diduga ada masalah pada kesuburan. "Dalam masalah kesuburan, tidak hanya istri yang harus diperiksa. Suami juga harus mau melakukan pemeriksaan bersama," ungkap dr Indra.

3. Ada yang salah dari fisik sperma. Menurut dr Indra, pria juga bisa mempertimbangkan pemeriksaan sperma bila ada yang mencurigakan dari fisik sperma, seperti volume dan kekentalannya. "Pria normal sedikitnya mengeluarkan air mani sebanyak 2 cc hingga 5 cc ketika ejakulasi. Bila kurang dari itu, tentu pria harus bertanya-tanya dan berkonsultasi. Konsistensi kekentalan sperma juga harus diperhatikan. Bila encer terus seperti air, maka tentu harus diperiksakan ke dokter," urainya.

4. Riwayat penyakit, cedera atau operasi. Hal lain yang membuat pemeriksaan sperma perlu adalah bila Anda memiliki riwayat penyakit atau mengalami hal-hal yang kemungkinan bisa mengganggu kualitas sperma sebelum menikah atau semasa kecil.

"Misalnya pernah terinfeksi virus mums atau gondongan, atau buah zakarnya dulu pernah cedera atau dioperasi karena spermanya tidak keluar, atau operasi hernia. "Hal ini tentu justru membuat pria harus lebih cepat memeriksakannya. Tidak perlu menunggu hingga satu tahun dulu," ungkap Indra.

5. Pola dan gaya hidup tidak sehat. Pemeriksaan sperma juga patut dipertimbangkan kalau Anda menjalani gaya hidup tidak sehat yang dapat menimbulkan kelainan atau menurunkan kualitas sperma.  "Mereka yang rentan terhadap kelainan atau memburuknya kualitas sperma, seperti pengguna narkoba, perokok berat, peminum alkohol berlebihan, ataupun penderita obesitas," tandas spesialis lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia ini. [lis]

Sumber/ilustrasi: kompas.com

Komentar Pembaca
  • Senin, 26 Maret 2012 08:14:11 eko saputro
  • walah - walah........ kudu ati - ati ki

Nama Anda :
Email :
Komentar :
Masukkan 6 kode keamanan diatas
Video bB
Senin, 13 Mei 2013 18:46:42 Rumah Potong Hewan Banjarsari Ludes Terbakar
Kebakaran hebat melahap Rumah Pemotong Hewan (RPH) di Desa Banjarsari
Redaksi
Rabu, 15 Mei 2013 12:00:22 Belajar Jurnalistik, MTs Al-Falahiyah Kunjungi bB Belajar Jurnalistik, MTs Al-Falahiyah Kunjungi bB
Rabu, (15/5/2013) MTs Al-falahiyah Banjarsari mengunjungi Kantor Redaksi blokBojonegoro Media yang berada di Jalan Lisman Gang baru V atau sebelah barat Taman Meliwis putih Bojonegoro.
Suara Pembaca & Citizen Jurnalism
Minggu, 12 Mei 2013 17:00:18 Panwascam Kanor Gelar Rakor Panwascam Kanor Gelar Rakor
Untuk mempersiapkan Pemilihan Umum (Pemilu) 2014 Panitia Pengawas Pemilu Kecamatan (Panwascam) Kanor, menggelar Rapat Koordinasi, Minggu (12/5/2013). Acara yang diselenggarakan di Pendapa Kecamatan Kanor.
Info Tabloid bB
Senin, 08 April 2013 00:19:55 Tabloid bB Edisi April Bisa Dinikmati
Di Edisi April, redaksi Tabloid blokBojonegoro tetap mengawal keberadaan minyak dan gas bumi (Migas) di Kabupaten Bojonegoro. Terutama di rubrik Investigasi, dengan tema besar "Tangga Rapuh si Kuli Minyak". Sejauh ini keterlibatan masyarakat di Kota Ledre saat sumber daya alam ditambang dan di bawa ke Jakarta, masih cukup minim. Untuk halaman Fokus, tema yang diangkat adalah, "Jalan ...