FPKS: Eksplorasi Migas Berdampak Munculnya Prostitusi
Rabu, 28 Maret 2012 17:00:24

Reporter: Riska Irdiana

blokBojonegoro.com - Praktik prostitusi menjadi salah satu penyakit sosial yang menjadi dampak dari proses eksplorasi dan eksploitasi migas di Bojonegoro.

Dari berbagai perspektif, praktik prostitusi akan menimbulkan dampak negatif bagi masyarakat di sekitarnya. Sebab dari sisi sosial tidak hanya mempengaruhi mental orang dewasa saja, namun juga akan berpengaruh pada jiwa dan perkembangan anak yang tinggal di kawasan tersebut.

"Akan terbangun persepsi di benak mereka bahwa praktik prostitusi adalah suatu yang biasa (degradasi moral). Dan itu akan menyebabkan anak-anak dewasa sebelum waktunya," jelas Ketua Fraksi PKS, Ali Mahmudi.

Menurut pandangan FPKS, akibat eksplorasi dan eksploitasi migas ini masyarakat hanya bermimpi ikut menikmati hasilnya. Justru dampak sosial praktik prostitusi dan bahaya kesehatan yang mereka terima.

Selain masalah tersebut, perjuangan panjang masyarakat Bojonegoro untuk memperoleh haknya yakni ikut berperan serta dalam proyek-proyek migas diprediksi akan berakhir anti klimaks.

Bahkan Fraksi PKS menilai, PT Tripatra Engineers and Constructor selaku pemenang tender dalam Engineering Procrument and Cronstructions (EPC) 1 tak rela berbagi proyek dengan para pengusaha dan masyarakat lokal dengan berbagai macam dalih dan alasan.

"Masyarakat Bojonegoro hingga saat ini lebih banyak disuguhi tontonan dan akrobat kepongahan Tripatra yang masih mengulur-ulur kesepakatan tentang deal harga," imbuh Wakil Ketua Komisi B tersebut.

Ditambahkan, dengan dimulainya tahapan-tahapan proyek pada EPC 1, ada beberapa hal yang dianggap FPKS krusial. Di antaranya, pemenang tender pelaksanaan EPC 1 diharapkan lebih mengutamakan potensi lokal.

"Di tengah keterbatasan yang ada, maka harus diupayakan dalam konteks penumbuhan pengusaha-pengusaha baru berskala nasional yang lahir dari lokal Bojonegoro," jelas Ali.

Selain itu, FPKS juga mendorong agar seluruh tahapan proyek eksplorasi dan eksploitasi Blok Cepu dapat dilaksanakan tepat waktu sesuai dengan skedul yang telah ditetapkan.

"Maka, pemerintah kabupaten harus mengantisipasi secara dini segala dampak sosial (dekadensi moral) di sekitar wilayah eksploitasi," pungkas Ali Mahmudi. [ana/yud]

Komentar Pembaca
  • Rabu, 28 Maret 2012 19:07:35 f.b.a.org asli bjn
  • sudah lama sekali saya ingin angkat ttg masalah ini....saya berharap bapak2 petinggi di bojonegoro jangan hanya mengatasnamakan konten lokal untuk kpntingan pribadi..tp utamakanlah kami orang bojonegoro.kami butuh pekerjaan...bahkan mgkin tidak hanya skdar butuh mlainkan sangat amat butuh...jujur kami lbh suka dpkerjakan oleh prusahaan yang lbh mumpuni krna mreka lbh memperhatikan kesejahtraan kami....kami bukan hanya ingin bekerja tp kami juga butuh kesejahteraan....kenapa kami memilih / lbh suka dgn prusahaan dri luar bojonegoro.karena perusahaan lokal hanya memikirkan perut booosnya sendiri....kami hanya di gaji seperti gaji sebuah proyek kecil.pdhal industri migas di bjn adalah mega project .kenapa gaji kita seperti project kecil...itu alasan kami yg 1.. Yng ke 2.perusahaan lokal tidak berani memberikan kami kontrak yg jelas...gaji yang jelas...yang jelas kami lebih suka di pimpin oleh perusahaan nasional yg memperhatikan kesejahtraan kami.tp dgn 1 syarat sbagian besar man powernya orang bojonegoro.sekali lagi( perusahaan nasional akan tetapi orang pribumi yang dipekerjakan)....smoga suara kami dapat di fahami oleh bapak 2 anggota dewan yang terhormat.dan dapat terealisasikan. Skalilagi hidup bojonegoro.

  • Kamis, 29 Maret 2012 01:55:19 bangkitlah pemuda bojonegoro
  • kelihatannya para anggota dewan gak pernah baca koran. paket2 dari EPC 1 sudah diumumkan dan semua berasal dari Bojonegoro. paket yang nilainya besar juga demikan. perusahaan nasional juga telah kerja sama operasi dengan kontraktor lokal. apanya yang kurang ? mau menarik simpati masyarakat? di tabloid blok bojonegoro juga pernah dimuat pendaftar paket EPC 1 dan kesemuanya adalah kontraktor lokal bahkan untuk paket yang besar kontraktor lokal menggandeng perusahaan nasional karena kita sadar keterbatasan financial, pengalaman dan managemen proyek yang ada. AYO BOJONEGOROKU JADILAH YANG TERDEPAN DAN TERBAIK. untuk Bapak bapak DEwan TALK LESS DO MORE

Nama Anda :
Email :
Komentar :
Masukkan 6 kode keamanan diatas
Video bB
Kamis, 24 Juli 2014 04:01:21 Festival Oklik di Bojonegoro
Berbagai tampilan unik disajikan peserta Festival Oklik di Kabupaten Bojonegoro. Tampak pejuang Hamas membawa kentongan dan berdoa untuk warga jalur Gaza.
Redaksi
Kamis, 26 Juni 2014 17:00:27 Open Office Tandai Syukuran Ultah bB Media Ketiga Open Office Tandai Syukuran Ultah bB Media Ketiga
Hari ini, Kamis (26/6/2014), blokBojonegoro Media (www.blokBojonegoro.com dan Tabloid blokBojonegoro) tepat berusia tiga tahun.
Suara Pembaca & Citizen Jurnalism
Minggu, 27 Juli 2014 23:30:13 Malam Takbiran, Remaja Langgar Nyate Bareng Malam Takbiran, Remaja Langgar Nyate Bareng
Ada banyak cara yang dilakukan untuk merayakan hari raya Idul Fitri. Salah satunya seperti yang dilakukan warga di Dukuh Sanggrahan, Desa Sekaran, Kecamatan Balen. Para remaja langgar Al-Azhar mengadakan acara bakar sate (nyate) bersama di malam takbiran.
Info Tabloid bB
Kamis, 05 Juni 2014 10:06:41 Edisi Migas di Juni 2014
Jelang masa produksi puncak minyak dan gas bumi (Migas) Blok Cepu, ternyata masih menyisakan sejumlah polemik mengenai pembebasan lahan. Dengan tema rubrik Investigasi "Sengketa Lahan Migas" redaksi Tabloid blokBojonegoro ingin mengetengahkan liputan ekslusif mengenai perjalanan proses pembebasan lahan. ...