Reporter: Kanapi (Tim GtS)
blokBojonegoro.com - Dalam rangka Pelantikan Keluarga Besar Mahasiswa dan Ospek 2012 Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Bojonegoro menggelar seminar pendidikan, yang terfokus pada pentingnya pendidikan agama. Bertempat di Auditorium STAI sunan Giri Bojonegoro, Jalan A Yani no 10, Sabtu (31/3/2012).
Kegiatan seminar dengan tema "Terciptanya Sikap Beragama Di Kalangan Akademis" itu mendatangkan narasumber Dosen S2 Pasca Sarjana STAI Sunan Giri yang bekerjasama dengan Undar Jombang, Sri Minarti M.Pd.i, dan Wakil Kepala 3 STAI Sunan Giri, Agus Huda.
Tema kegiatan ini diambil dengan konteks agar para pengurus Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) yang dilantik bisa mendasari amanah yang mereka emban dengan penuh tanggunggjawab.
Di sela-sela memberikan pemaparan, Sri Minarti menjelaskan, seharusnya seorang yang punya motivasi agama Islam pada pendidikan harus bisa menyeimbangkan antara organisasi dan akademisi.
"Kebanyakan mahasiswa yang aktif di organisasi terlalu asik dengan dunia itu, jadi sering bolos kuliah karena ada kegiatan. Akibatnya, kuliah yang harusnya jadi prioritas utama malah diabaikan," ungkap perempuan berjilbab itu.
Selain itu, perempuan yang akrab dipanggil Bu Min itu juga menjelaskan kurangnya pemahaman keislaman di Indonesia. Sehingga, meskipun secara kuantitas penduduk Indonesia memang beragama Islam. Namun, mayoritas masyarakatnya tidak mencerminkan konsep islami.
"Pada dasarnya, negara Islami harus memiliki pemahaman konsep agama, sistem politik dan paham pula dengan sistem ekonomi," terang Bu Min.
Lebih lanjut, Agus Huda menerangkan tentang pentingnya motivasi dalam menjalani hidup, terlebih pada tataran organisasi Islam. "Sebagai individu dan personal organisatoris harus memiliki semangat kejujuran dan positif thinking pada diri sendiri. Jika memang dipandang negatif orang lain, maka cari suggesti yang lebih kuat yang tidak menjadikan kita terpuruk dengan persepsi orang lain," jelas pria asal Desa Sembung, Kecamatan Kapas itu. [kanapi/lis]






