Reporter: Joel Joko
blokBojonegoro.com - Sejak pukul 06.00 WIB, ketinggian air Bengawan Solo mulai menurun drastis, bahkan sudah lepas dari status siaga I. Berkurangnya air juga disambut lega oleh warga di sepanjang bantaran sungai. Ketinggian air sampai pukul 09.00 WIB tercatat 12,25 pheilscal.
Kepala BPBD Bojonegoro, Kasiyanto mengatakan, sejak pagi Bengawan Solo lepas siaga.Turunnya permukaan dikarenakan cuaca tidak hujan dan air bengawan dari wilayah barat berangsur-angsur surut.
"Seperti perkiraan, bengawan sudah surut karena tidak ada tambahan hujan" kata Kasiyanto.
Menurut Kasiyanto, Bengawan Solo belakangan kerap naik turun, karena musim hujan masih berlangsung sampai akhir bulan. Sesuai prakiraan cuaca bulan ini cenderung normal dibanding bulan sebelumnya. Walaupun begitu, masyarakat yang tinggal di bantaran sungai terpanjang di Pulau Jawa itu diharapkan masih tetap waspada. [oel/mad]






