Reporter: Joel Joko
blokBojonegoro.com - Balai Besar Bengawan Solo akan membangun 68 doorlat atau pintu air di sisi tanggul Kota Bojonegoro. Dari usulan 166 doorlat, yang akan direalisasikan hanya di sepanjang Jalan KH Mansyur sampai Jalan Jaksa Agung.
Padahal seperti diketahui, semua titik doorlat di kawasan kota terbilang sudah tidak layak. Belum jelas apa alasan dari balai yang belum bisa merealisasikan pembangunan doorlat seluruhnya.
"Kita hanya mendapat informasi titik yang akan dibangun, sedangkan pelaksananya dari balai," kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupateb Bojonegoro, Kasiyanto.
Pembangunan doorlat bertujuan untuk mengatur air dari sungai Bengawan Solo jika sewaktu-waktu meluap. Doorlat sepanjang 2,8 meter akan dibuat dari papan kayu yang dijepit dengan balok berukuran 10 meter persegi.
BPBD nantinya bertugas mengontrol dan mengisi kantong pasir apabila Sungai Bengawan Solo meluap. Mengingat fungsi doorlat cukup penting untuk mengantisipasi banjir masuk kota, diharapkan proyek ini segera dimulai. Apalagi ketinggian air Bengawan Solo sedang labil. [oel/yud]






