LMDH Portal Jalan Akses Pertamina di Malo
Senin, 23 April 2012 17:30:27 LMDH Portal Jalan Akses Pertamina di Malo

Reporter: Kharis Wahyudi

blokBojonegoro.com -
Sejak beberapa hari belakangan ini, puluhan warga dari Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) Kedung Wonojati, BKPH Malo, KPH Parengan, menyetop aktivitas ke lokasi pengeboran minyak di sekitar Dusun Ngudal, Desa Kedungrejo, Kecamatan Malo, Bojonegoro.

Bahkan, sampai Senin (23/4/2012), portal masih berdiri di jalan akses yang tepat berada di petak 82 wilayah hutan setempat. Kondisi tersebut membuat moving alat berat yang direncanakan sebelumnya belum bisa dilakukan.

Data yang dihimpun blokBojonegoro.com di lapangan menjelaskan, aksi itu telah berlangsung beberapa hari dan belum ada titik temu. Hal itu membuat warga yang berada di sekitar wilayah kerja PT Pertamina Eksplorasi dan Eksploitasi Cepu (PEPC) tersebut geram.

Karena, saat akan mengerjakan pengeboran di wilayah yang cukup dekat dengan permukiman itu, warga sekitar tidak diajak bicara. Sehingga, mereka meminta ada kompensasi-kompensasi, khususnya dari segi keterlibatan tenaga kerja dan sumberdaya di sekitar operasi.

Ketua LMDH Wonojati, Lariyanto menegaskan, pihaknya tidak akan membuka portal jika PEPC belum duduk bersama warga yang tergabung di LMDH. Karena, selama ini warga di LMDH yang bermitra dengan Perum Perhutani dan ikut melestarikan hutan.

"Selama ini PEPC jarang sekali mengajak berbicara kita, sehingga cukup wajar jika dipasang portal. Sejak awal kita siap untuk diajak duduk bersama," jelasnya.

Ada beberapa tuntutan yang diinginkan oleh LMDH, khususnya mengenai keterlibatan dalam pekerjaan di pengeboran. Mulai penyiapan material hingga pekerjaan lain yang bisa diambil oleh warga sekitar, khususnya yang tergabung di LMDH.

"Jika tidak ada kata sepakat, maka sampai kapanpun portal ini tidak akan kami buka. Dan moving alat berat milik PEPC dijamin akan tidak sampai ke tujuan," lanjutnya.

Hal senada dikatakan Sekretaris LMDH Wonojati, Yudianto. Ia beserta dengan teman-teman lain di LMDH tidak menuntut yang macam-macam. Intinya, teman-teman dilibatkan dalam pengerjaan, tidak ditinggal. Sebab, yang terkena dampaknya langsung warga sekitar, bukan yang dari Cepu maupun wilayah lain.

"Kami mohon itu yang diperhatikan. Jangan seenaknya sendiri, karena kita yang nantinya terkena imbas secara langsung," keluhnya.

Sementara itu, salah seorang petugas dari PEPC, Mahardian, enggan berbicara banyak. Ia menyarankan agar langsung ke bagian yang membidangi saja. Karena, dirinya masih berada di lapangan. "Memang kemarin saya kesana, dan lebih baik langsung ke Bagian Humas saja," jelas Mahardian. [yud/mad] 

Komentar Pembaca
    Nama Anda :
    Email :
    Komentar :
    Masukkan 6 kode keamanan diatas
    Video bB
    Senin, 13 Mei 2013 18:46:42 Rumah Potong Hewan Banjarsari Ludes Terbakar
    Kebakaran hebat melahap Rumah Pemotong Hewan (RPH) di Desa Banjarsari
    Redaksi
    Senin, 17 Juni 2013 16:30:54 Dua Sekolah dari Kecamatan Gayam Berkunjung ke bB Media Dua Sekolah dari Kecamatan Gayam Berkunjung ke bB Media
    Senin (17/6/2013) siang, kantor redaksi blokBojonegoro Media (blokBojonegoro.com dan Tabloid blokBojonegoro) di Jalan Lisman, Gg Baru V, Kota Bojonegoro mendadak ramai.
    Suara Pembaca & Citizen Jurnalism
    Minggu, 16 Juni 2013 22:00:33 Panwascam Kanor Lakukan Akurasi DPS Panwascam Kanor Lakukan Akurasi DPS
    Setelah usai proses konsultasi, serta koordinasi, Minggu (16/6/2013) dilaksanakan proses audit akurasi Pemutakhiran Data pemilih.
    Info Tabloid bB
    Minggu, 16 Juni 2013 19:06:02 Tabloid bB Juni, Melangkah Bersama Pembaca
    Semakin mendekatnya Ulang Tahun kedua blokBojonegoro Media, tepatnya 26 Juni mendatang, edisi Juni kali ini redaksi bB berusaha membahas dengan matang sesuai momen bulan istimewa dengan tema besar Ultah kedua "Melangkah bersama Pembaca" Edisi Juni rubrik investigasi disajikan dengan topik "Lingkungan Dicengkram Tambang". ...