Reporter: Riska Irdiana
blokBojonegoro.com - Akhirnya, Tim Panitia Khusus (Pansus) Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) telah dibentuk, dan hari ini mulai bekerja pembahasan internal guna menyelidiki dugaan adanya penyelewengan anggaran.
Pansus TIK ini akan bertugas mengungkap kejanggalan-kejanggalan yang ditemukan oleh Banggar dari hasil rapat paripurna.
Pembentukan pansus tersebut terhitung lamban dari amanat Badan Anggaran (Banggar) yang sebelumnya merekomendasikan pembentukan pada November 2011.
Salah satu unsur Pimpinan DPRD, Sukur Priyanto ketika dikonfirmasi berharap agar Pansus TIK bisa bekerja secara maksimal. Sehingga, pansus tersebut bisa menelaah anggaran TIK sesuai dengan yang diharapkan.
Karena pengungkapan permasalahan TIK ini dianggap tidak mudah, maka pihak DPRD akan meminta pertimbangan dan bantuan dari tim khusus guna menelaah kasus ini secara teliti dan benar.
"Namun, ini semua kami serahkan kepada tim pansus," ujar Ketua DPC Partai Demokrat tersebut.
Sebelumnya, pembentukan pansus ini sempat terganjal karena ada fraksi yang belum menyerahkan nama untuk menjadi anggota. Selain itu, menurut pimpinan juga karena banyaknya agenda yang dilakukan para wakil rakyat.
Sebagaimana diberitakan sebelumnya, kegiatan TIK selama dua tahun dengan anggaran sekitar Rp4,5 miliar diindikasi tidak wajar dalam pelaksanaannya di lapangan.
Sebelumnya, Badan Anggaran (Banggar) juga menilai bahwa anggaran untuk Dewan IT tersebut cukup besar namun tidak diimbangi dengan hasil yang maksimal. [ana/yud]






