Gas Beracun, PT. Gasuma Didemo Warga
Selasa, 08 Mei 2012 11:00:17 Gas Beracun, PT. Gasuma Didemo Warga

Reporter: Athok Moch Nur Rozaqy

blokBojonegoro - Peristiwa keracunan gas dari flare gas yang dikelola PT. Gasuma, berbuntut aksi demo oleh masyarakat Dusun Badegan, Desa Sokosari, Kecamatan Soko, Kabupaten Tuban.

Data yang dihimpun blokBojonegoro.com di lapangan, Selasa (8/5/2012) menyebutkan jika aksi dimulai pukul 02.00 WIB dini hari tadi. Massa langsung menuju kantor PT. Gasuma di Jalan Lingkar Pertamina, perbatasan Desa Rahayu dengan Dusun Badegan, Kecamatan Soko.

"Akibat kejadian ini, dengan spontanitas kita langsung datangi Gasuma," ujar salah satu warga Desa Badegan yang ikut sejak awal aksi, Solikin.

Sejumlah tuntutan dilontarkan ke pihak PT. Gasuma. Di antaranya kompensasi terhadap warga sebesar Rp1 juta per kepala keluarga (KK) per bulan, pelibatan tenaga kerja lokal, biaya perawatan dan pengobatan selama masa penyembuhan baik di rumah sakit maupun di rumah, serta cepat tanggap atas tuntutan warga.

Sementara itu, Ketua RT. 05/RW. 06 dusun setempat, Pardianto mengungkapkan jika bau gas flare tersebut sangat mengganggu warga sekitar sejak lama. "Warga kami sampai muntah dan mual," terangnya.

Dikatakan, sebelumnya sudah ada bentuk kompensasi dari PT. Gasuma selama masa uji coba sekitar empat bulan sebelum perusahaan beroperasi. "Setelah itu, sudah tidak ada lagi. Perusahaan kurang terbuka ke warga," pungkas Pardianto.

Hingga berita ini diturunkan, perkembangan terakhir sejumlah perwakilan warga dan PT. Gasuma masih menunggu hasil keputusan dari tuntutan aksi ini setelah sebelumnya dilakukan dialog yang dimediasi aparat kepolisian setempat. [roz/yud]

Teks foto/Athok Moch Nur Rozaqy: Warga sekitar mendemo PT Gasuma

Komentar Pembaca
    Nama Anda :
    Email :
    Komentar :
    Masukkan 6 kode keamanan diatas
    Video bB
    Jumat, 10 Juni 2016 17:02:22 Ayo Ikut BPJS Kesehatan
    Manfaat Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) BPJS Kesehatan meliputi : a. Pelayanan kesehatan tingkat pertama, yaitu pelayanan kesehatan non spesialistik mencakup: 1. Administrasi pelayanan 2. Pelayanan promotif dan preventif 3. Pemeriksaan, pengobatan dan konsultasi medis 4. Tindakan medis non spesialistik, baik operatif maupun non operatif 5. Pelayanan obat dan bahan medis habis pakai 6. Transfusi darah sesuai kebutuhan medis 7. Pemeriksaan penunjang diagnosis laboratorium tingkat pertama 8. Rawat inap tingkat pertama sesuai indikasi
    Redaksi
    Minggu, 04 Desember 2016 22:00:13 BloKers Peduli Banjir 2016 Sukses Tahap 1, Siapkan Donasi Pasca Banjir Sukses Tahap 1, Siapkan Donasi Pasca Banjir
    Aksi bersama untuk berbagi dengan korban banjir akibat luapan Bengawan Solo, tuntas digelar kemarin. Ternyata masih ada beberapa komunitas yang ingin menggelar pengumpulan dan pembagian bantuan pasca banjir. Sehingga, BloKers Peduli Banjir 2016 tetap menerima donasi sampai Jumat (9/12/2016) malam.
    Suara Pembaca & Citizen Jurnalism
    Sabtu, 03 Desember 2016 10:00:29 Perkuat Ideologi Kader, GP Ansor Gayam Datangkan Pengurus Wilayah Perkuat Ideologi Kader, GP Ansor Gayam Datangkan Pengurus Wilayah
    Demi mempertajam dan menguatkan ideologi kader, PAC GP Ansor Kecamatan Gayam Kabupaten Bojonegoro melakukan kajian tentang kondisi ansor dan dinamika tantangan kedepan. dihadirkan sebagai pemateri tersebut M.Hasan Bisri dari Pengurus Wilayah GP Ansor Jawa Timur pada Jumat (2/12/2016) di Mushola Al Hasani Desa Cengungklung.
    Info Tabloid bB
    Jumat, 31 Juli 2015 13:16:10 Tabloid bB Edisi Juli 2015
    Untuk Edisi Juli 2015, redaksi Tabloid blokBojonegoro ingin menyajikan beberapa hal yang baru, terutama di halaman Investigasi. Dengan tema besar “Awasi Air Saat Musim Kering” dikupas secara mendalam mengenai kekeringan yang melanda hampir sebagian wilayah Kabupaten Bojonegoro, terutama yang berada jauh dari aliran sungai bengawan solo. Waduk pacal yang menjadi primadona, sekarang ini ...