Dewan Minta Honorer K2 Segera Ditindaklanjuti
Rabu, 09 Mei 2012 14:00:08

Reporter: Riska Irdiana

blokBojonegoro.com - Masih mengambangnya nasib para honorer K1 dan K2 membuat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bojonegoro meminta Bupati untuk segera mendesak ke Kementerian PAN untuk meminta informasi terkait tindak lanjut penerimaan honorer K1 dan K2 tersebut.

Sebab, perekaman ulang yang telah dilakukan Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Bojonegoro beberapa waktu lalu merupakan perintah dari surat edaran menteri. Sehingga, diharapkan segera ada tindak lanjut yang dilakukan oleh pemerintah.

"Supaya tindak lanjut ini tidak terlalu lama, saudara Bupati mendesak MenPAN agar ada satu ketentuan yang baku," ujar Sekretaris Komisi A, Sigit Kushariyanto.

Ketentuan yang dimaksud adalah dapat berupa peraturan pemerintah, atau surat edaran menteri kedua. Sehingga, para tenaga honorer K1 dan K2 bisa segera diangkat.

Terlebih, moratorium PNS berlangsung sampai akhir 2012. Sehingga, mengakibatkan jumlah pensiun yang cukup besar. Apabila tidak ada optimalisasi PNS, maka pelayanan masyarakat akan terganggu.

Desakan ini dirasa wajar karena sebagai bentuk tindak lanjut dari surat edaran yang menteri sebelumnya. "Kita meninginkan agar tenaga hononer K1, K2 bisa diangkat semua karena itu merupakan bagian dari mekanisme," imbuhnya.

"Sebab, mereka juga sudah mengabdi sejak tahun 2005. Selain itu, terkait pengalaman kerja juga sudah mereka miliki," sambung Sigit lagi. [ana/yud]
 

Komentar Pembaca
  • Senin, 27 Mei 2013 22:15:15 sri wiyanti
  • Bgtlah seharus n˙???????????

  • Rabu, 05 Maret 2014 13:14:50 Agus Priyanto
  • saya berharap bapak menpan mengangkat semua K2 di seluruh indonesia menjadi CPNS terutama yang SKnya dibawah Tahun 2000 karena ditahun tersebut masa kerja mereka sudah lama di banding K1 kemarin yang rata rata diangkat Tahun 1996 sampai 2005 padahal K2 itu ada yang diangkat mulai tahun 1986 hingga Tahun sekarang jadi mohon di perhatikan nasibnya dan merekapun tidak perlu diklat sudah terbiasa kerja jadi dapat menghemat anggaran APBN dan APBD karena merekapun juga sudah siap tempur di mana aja berkenaan dengan pelayanan Publik serta kalau di lihat dari anggaran Kabupaten/Kotamadya masing - masing Daerah kalau untuk pengangkatan bertahap mungkin masih lebih sekian sekali lagi perhatikan.

Nama Anda :
Email :
Komentar :
Masukkan 6 kode keamanan diatas
Video bB
Jumat, 22 Agustus 2014 14:29:32 50 Aggota DPRD Bojonegoro Dilantik
Sebanyak 50 anggota DPRD yang terpilih dalam Pemilu Legislatif 9 April lalu akan dilantik dan diambil sumpahnya oleh Ketua Pengadilan Negeri Bojonegoro, Eko Supriyono di Ruang Paripurna DPRD.
Redaksi
Rabu, 11 Maret 2015 13:00:14 Redaksi Minta Maaf atas Kesalahan Penulisan Item
Sehubungan dengan kesalahan penulisan item pada berita kasus dugaan pemukulan yang dilakukan Kepala Sekolah (Kepsek) Sekolah Menengah Atas Negeri Atas (SMAN) Sugihwaras, Ali Sufyan kepada dewan guru setempat, kami Redaksi blokBojonegoro.com meminta maaf kepada pihak yang merasa dirugikan atas kesalahan ini.
Suara Pembaca & Citizen Jurnalism
Selasa, 24 Maret 2015 13:00:15 SD Islam Nabawi Kedungadem Selenggarakan Out Bound SD Islam Nabawi Kedungadem Selenggarakan Out Bound
Untuk mengasah ketangkasan serta mengajak peserta didik untuk lebih dekat mengenal alam, Sekolah Dasar (SD) Islam Nabawi Kedungadem, Bojonegoro menyelenggarakan out bound. Kegiatan dilaksanakan di Pantai Kelapa Panyuran, Kecamatan Palang, Kabupaten Tuban, Sabtu (21/3/2015).
Info Tabloid bB
Kamis, 12 Maret 2015 15:38:32 Tabloid bB Edisi Februari 2015
Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Bojonegoro tahun 2015 telah menembus angka di atas Rp2,9 triliun. Jumlah tersebut lebih banyak didukung dari keberadaan Minyak dan Gas Bumi (Migas). Namun, kegiatan kemasyarakatan yang berbasis pembukaan lapangan kerja cukup minim. Padahal, ribuan mantan tenaga kerja di proyek Blok Cepu akan menganggur. Bahasan tersebut akan disajikan pada ru ...