Reporter: Riska Irdiana
blokBojonegoro.com - Hari terakhir pasca liburan peringatan Kenaikan Isa Almasih yang bertepatan dengan akhir pekan, berdampak pada peningkatan penumpang Kereta Api (KA) di Stasiun Bojonegoro mengalami kenaikan cukup signifikan.
Penjualan tiket KA KRD jurusan Surabaya mengalami kenaikan sebesar 38 %. Yakni dari 590 menjadi 820 penumpang. Sementara, untuk KA Feeder mengalami kenaikan hingga 128 %, yakni dari 259 menjadi 593 penumpang.
Sehingga, sebagian calon penumpang harus gigit jari lantaran tidak kebagian tiket. Akhirnya, mereka terpaksa harus menggunakan alternatif kendaraan lain seperti bus. "Bagi yang tidak kebagian tiket, kita sarankan untuk mencari kendaraan alternatif lain," ujar Kepala Stasiun Bojonegoro, M Murman.
Hal ini seperti yang dialami oleh salah satu calon penumpang, Suryadi (45) asal Semarang. Pria yang berniat pulang dari Surabaya ini terpaksa harus pulang dengan tangan kosong. Sebab, setelah cukup lama mengantre, ternyata tiket KA Feeder yang akan ia tumpangi sudah habis. "Iya Mbak, tadi sudah lama mengantre ternyata tiketnya sudah habis," ujar Suryadi.
Akhirnya, ia bersama temannya terpaksa beralih alat transportasi bus untuk sampai ke kota tujuan. Sementara, untuk kelas bisnis dan eksekutif di Stasiun Bojonegoro tidak menemui kendala karena dilayani melalui online. Peningkatannya pun tidak begitu signifikan, yakni antara 5-10 %. Sebelumnya, untuk mengurangi lonjakan penumpang, untuk KA Argo Bromo ada tambahan 2 gerbong. [ana/lis]






