Kemarau, Petani Jangan Nekat Tanam Padi
Kamis, 24 Mei 2012 06:00:22 Kemarau, Petani Jangan Nekat Tanam Padi

Reporter: Joel Joko

blokBojonegoro.com - Ancaman kekeringan mulai membayangi musim tanam di sejumlah daerah di Kabupaten Bojonegoro. Dinas Pertanian setempat pun sudah mengimbau para petani agar tak memaksakan diri menanam padi.  Namun, tampaknya imbauan itu tak mempan.

Puluhan hektare tanaman padi di Desa Gayam dan Mojodelik, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Bojonegoro, terpaksa dibabat atau dicabuti oleh petani. Hal itu dilakukan lantaran tanaman padi yang berumur 20-50 hari itu mengering karena kekurangan air.

Salah seorang petani di Desa Gayam, Suwarno (65) misalnya terpaksa membabat tanaman padi berumur 50 hari di lahan sawahnya. Tanaman padi itu layu dan tak bisa berbulir. Tanahnya mulai kering dan merekah. Sementara, pompa diesel yang ada di dekat sawah itu tak bisa dipakai untuk menyedot air dari sumur.

"Tanaman padi ini terpaksa dibabat buat pakan sapi," ucap Suwarno sambil membabat dengan sabit.

Tanaman padi yang layu dan mengering lainnya terlihat masih dibiarkan oleh pemiliknya. Tanaman padi yang mengering itu berada di daerah dekat perbukitan dengan tekstur tanah berlempung dan berkapur.

Kepala Bidang Produksi Tanaman Pangan, Dinas Pertanian Bojonegoro, Agus Heryana mengatakan, petani terutama di daerah sawah tadah hujan sebaiknya mulai menanam palawija saat musim kemarau ini. Sebab, pengairan di daerah sawah tadah hujan itu sulit sekali saat musim kemarau.

"Kalau menanam padi di daerah sawah tadah hujan itu sekarang ya pasti mati," ujar Agus.

Sementara, daerah sawah tadah hujan di wilayah Bojonegoro cukup luas, yaitu meliputi di Kecamatan Temayang, Ngasem, Kepohbaru, Margomulyo, Sekar, Baureno, dan Ngraho. [oel/yud]

Teks foto/Joel Joko: Seorang petani terpaksa membabat tanaman padi yang mengering
 

Komentar Pembaca
    Nama Anda :
    Email :
    Komentar :
    Masukkan 6 kode keamanan diatas
    Video bB
    Jumat, 22 Agustus 2014 14:29:32 50 Aggota DPRD Bojonegoro Dilantik
    Sebanyak 50 anggota DPRD yang terpilih dalam Pemilu Legislatif 9 April lalu akan dilantik dan diambil sumpahnya oleh Ketua Pengadilan Negeri Bojonegoro, Eko Supriyono di Ruang Paripurna DPRD.
    Redaksi
    Selasa, 31 Maret 2015 14:00:21 Redaksi Kedatangan Tamu dari Poltek Negeri Bojonegoro Redaksi Kedatangan Tamu dari Poltek Negeri Bojonegoro
    Kantor blokBojonegoro Media di Jalan MT.Haryono Nomor 5A Kelurahan Jetak, Kota Bojonegoro mendadak ramai, selasa (31/03/2015). Pasalnya, redaksi menerima kunjungan dari Akademi Komunitas Politeknik (Poltek) Negeri Bojonegoro.
    Suara Pembaca & Citizen Jurnalism
    Selasa, 24 Maret 2015 13:00:15 SD Islam Nabawi Kedungadem Selenggarakan Out Bound SD Islam Nabawi Kedungadem Selenggarakan Out Bound
    Untuk mengasah ketangkasan serta mengajak peserta didik untuk lebih dekat mengenal alam, Sekolah Dasar (SD) Islam Nabawi Kedungadem, Bojonegoro menyelenggarakan out bound. Kegiatan dilaksanakan di Pantai Kelapa Panyuran, Kecamatan Palang, Kabupaten Tuban, Sabtu (21/3/2015).
    Info Tabloid bB
    Kamis, 12 Maret 2015 15:38:32 Tabloid bB Edisi Februari 2015
    Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Bojonegoro tahun 2015 telah menembus angka di atas Rp2,9 triliun. Jumlah tersebut lebih banyak didukung dari keberadaan Minyak dan Gas Bumi (Migas). Namun, kegiatan kemasyarakatan yang berbasis pembukaan lapangan kerja cukup minim. Padahal, ribuan mantan tenaga kerja di proyek Blok Cepu akan menganggur. Bahasan tersebut akan disajikan pada ru ...