Reporter: Joel Joko
blokBojonegoro.com - Nasib Panitia Pengawas Pemilukada (Panwaslukada) di Kabupaten Bojonegoro masih belum jelas. Pasalnya usai dilantik, Panwaslu belum punya kantor dan fasilitas dinas. Padahal, Panwaslukada harus segera melakukan tugasnya mengawasi pelaksanaan tahapan Pemilukada Bojonegoro 2102.
Kondisi ini diduga karena belum jelasnya alokasi anggaran untuk Panwaslukada. Kini tiga anggota Panwaslukada terpaksa melakukan swadaya untuk pergi ke Bawaslu di Jakarta. “Setelah ini kami akan menyusun struktur lembaga, tapi bagaimana mungkin kalau belum punya sekretariat," kata Ketua Panwaslukada Bojonegoro, Mulyono.
Tak hanya secretariat yang belum ada, tapi kendaraan dinas juga belum ada. Padahal anggota Panwaslukada punya mobilitas tinggi untuk melaksanakan tugasnya.
Diakui memang ada anggaran dari Pemkab Bojkonegoro untuk pembentukan Panwas. Tapi dana itu hanya untuk proses pembentukan, bukan pasca terbentuk. Meski demikian, para anggota Panwaslukada mengaku tetap semangat menjalankan tugasnya. [oel]






