Nikah Siri dan KDRT, Suami Diadili
Rabu, 13 Juni 2012 21:00:01 Nikah Siri dan KDRT, Suami Diadili

Reporter: Joel Joko

blokBojonegoro.com - Gara-gara suami palsukan surat cerai untuk menikah lagi, membuat sang istri meradang. Persoalan dalam rumahtangga ini pun dilaporkan ke polisi. Bukan itu saja, Agus Pranoto(29) warga Desa Pacul, Kecamatan Kota Bojonegoro juga diduga melakukan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT). Sehingga, proses kasus tersebut berlanjut ke pengadilan.

Dalam sidang hari ini, istri Agus, Sri juga dihadirkan ke persidangan. Sri, yang tak lain adalah istri sah terdakwa datang bersama saksi dari KUA dimintai keterangan terkait dua  kejadian tersebut. Sri mendapat giliran pertanyaan pertama kali dari Jaksa Penuntut Umum (JPU), Lyna Primasari. "Sudah sering dia (suami) minta cerai dan berbuat kasar pada saya," tutur Sri.

Perempuan asal Bandung itu sebenarnya tidak mau diceraikan. Beberapa kali suaminya minta surat nikah kepadanya tak pernah dihiraukan. Sri tahu kalau suaminya punya perempuan lain. Sebelum melaporkan perbuatan tak terpuji suaminya, ia sangat kaget telah digugat cerai, bahkan suaminya tega membuat surat cerai palsu untuk menikah lagi.

Setelah mengetahui suaminya menikah siri dengan perempuan lain, ia akhirnya melaporkan perbuatan tersebut ke polisi. Tak hanya itu, Agus juga telah melakukan perbuatan kekerasan di samping kantor pajak Jalan Dr Suharso,  Januari 2012 lalu.

Sementara, saksi dari KUA Kota Bojonegoro Helmi membenarkan pada 18 November 2011 kalau terdakwa pernah meminta duplikat surat nikah. Saksi tidak mengetahui kalau akan digunakan untuk menceraikan istrinya.

Ketua Majelis Hakim, Abdul Hadi Nasution mengatakan, pemeriksaan saksi hari ini akan dilanjutkan minggu depan. Sementara, terdakwa tetap ditahan sampai ada keputusan yang memiliki kekuatan hukum tetap. Dalam perkara ini terdakwa terjerat dua pasal sekaligus, yakni tentang pemalsuan dan KDRT. [oel/lis]

Komentar Pembaca
    Nama Anda :
    Email :
    Komentar :
    Masukkan 6 kode keamanan diatas
    Video bB
    Jumat, 10 Juni 2016 17:02:22 Ayo Ikut BPJS Kesehatan
    Manfaat Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) BPJS Kesehatan meliputi : a. Pelayanan kesehatan tingkat pertama, yaitu pelayanan kesehatan non spesialistik mencakup: 1. Administrasi pelayanan 2. Pelayanan promotif dan preventif 3. Pemeriksaan, pengobatan dan konsultasi medis 4. Tindakan medis non spesialistik, baik operatif maupun non operatif 5. Pelayanan obat dan bahan medis habis pakai 6. Transfusi darah sesuai kebutuhan medis 7. Pemeriksaan penunjang diagnosis laboratorium tingkat pertama 8. Rawat inap tingkat pertama sesuai indikasi
    Redaksi
    Kamis, 11 Agustus 2016 09:30:17 Semarak Ultah ke 7 STIKes ICsada Kecee Safari ke 3, Kampus Ungu ke Redaksi bB Safari ke 3, Kampus Ungu ke Redaksi bB
    Untuk ketiga kalinya, Kampus Ungu, sebutan Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Insan Cendekia Husada (STIKes ICsada) Bojonegoro menggelar safari akademik, Kamis (11/8/2016). Kali ini, sekitar pukul 09.00 WIB, rombongan civitas akademika Kampus Ungu sampai di kantor redaksi blokBojonegoro Media (blokBojonegoro.com dan Tabloid blokBojonegoro).
    Suara Pembaca & Citizen Jurnalism
    Minggu, 18 September 2016 19:00:33 Kartar Sumbertlaseh Sinau Bisnis Kartar Sumbertlaseh Sinau Bisnis
    Dalam acara meningkatkan daya bisnis berbasis kelompok dan mandiri, Karang Taruna (Kartar) Sumber Karya, Desa Sumbertlaseh, Kecamatan Dander mengadakan Sinau Bisnis Minggu (18 september 2016). Bertempat di balai desa setempat, kegiatan tersebut dengan lancar dan antusias tinggi dari anggota kartar dengan dihadiri sekitar 20 pemuda kartar.
    Info Tabloid bB
    Jumat, 31 Juli 2015 13:16:10 Tabloid bB Edisi Juli 2015
    Untuk Edisi Juli 2015, redaksi Tabloid blokBojonegoro ingin menyajikan beberapa hal yang baru, terutama di halaman Investigasi. Dengan tema besar “Awasi Air Saat Musim Kering” dikupas secara mendalam mengenai kekeringan yang melanda hampir sebagian wilayah Kabupaten Bojonegoro, terutama yang berada jauh dari aliran sungai bengawan solo. Waduk pacal yang menjadi primadona, sekarang ini ...