Kontributor: Imam Hambali
blokBojonegoro.com - Api flare di Gas Oil Separation Plant (GOSP) di Desa Gayam yang digunakan sebagai pembakar zat kimia H2S padam. Akibatnya, warga setempat panik karena mencium bau yang tak sedap.
Sebagaimana yang dirasakan warga Desa Gayam, Wajin, ia merasa mencium bau yang aneh dan seketika itu api flare di GOSP padam. “Saya merasakan bau aneh seperti elpiji bocor,” kata Wajin
Senada juga dikatakan Amari warga setempat. Ia sempat bingung ketika mencium bau yang aneh tersebut. “Saya sempat bingung waktu itu baunya sangat tidak enak sekali. Ketika mencium bau itu saya langsung mengecek elpiji, ternyata tak bermasalah, listrik juga tidak apa-apa,” ungkapnya kepada blokBojonegoro.com.
Menurut salah satu pekerja PT Extran, Yono, di lokasi itu ada pergantian pipa yang mengaharuskan untuk mematikan GOSP, akan tetapi itu hanya sementara. “Sedang ada pergantian Pipa EPF, jadi aktivitas berhenti sementara,” jelas Yono. [mam/yud]






