Reporter: Riska Irdiana
blokBojonegoro.com - Saat digelar operasi gabungan oleh Dinas Perhubungan (Dishub) dan Sat Lantas Polres Bojonegoro ada pemandangan yang cukup unik.
Operasi yang digelar selama dua jam ini membuat para pengemudi truk takut untuk melintas. Akibatnya, kendaraan-kendaraan truk banyak berjajar menepi di pinggir jalan menunggu hingga operasi yang digelar di Depan Universitas Bojonegoro (Unigoro) tersebut selesai.
Berdasarkan pantauan blokBojonegoro.com di lapangan, pemandangan ini terjadi di sepanjang Jalan Lettu Suyitno ke barat hingga pertigaan Jalan Lisman dan ke timur hingga Kecamatan Soko Tuban.
Sebagian dari mereka memilih untuk membiarkan truk-truk tersebut mandek di pinggir jalan sembari menunggu operasi selesai. Sebagian pula banyak yang memilih menunggu di warung-warung pinggir jalan.
Salah satu sopir truk yang enggan disebut namanya ini mengaku tidak berani melintas karena tidak memiliki kelengkapan Surat Izin Mengemudi (SIM). "Ya karena saya ndak punya SIM Mbak, makanya ndak berani lewat," kata lelaki paruh baya ini.
Selain itu, mereka juga dinilai melanggar jalur trayek. Sehingga, yang punya kelengkapan surat maupun kelengkapan kendaraan tetap takut untuk melintas karena telah melanggar jalur trayek.
Para sopir truk pun cenderung kompak untuk menghindari dan menginformasikan adanya operasi kepada sopir lain untuk tidak melanjutkan perjalanan karena adanya operasi. [ana/lis]






