Pemilukada Bojonegoro 2012
Incumbent Dilarang Keras Gunakan Fasilitas Negara
Selasa, 03 Juli 2012 17:00:48 Incumbent Dilarang Keras Gunakan Fasilitas Negara

Reporter: Riska Irdiana

blokBojonegoro.com - Panitia Pengawas Pemilihan Umum Kepala Daerah (Panwaslukada) akan semakin memperketat pengawasan pelaksanaan Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) Bojonegoro 2012. Terlebih pengawasan ketat pada pihak incumbent yang akan mencalonkan lagi. Sebab, dikhawatirkan rawan kecurangan serta rawan penggunaan fasilitas negara dalam kampanye.

Hal itu disampaikan Ketua Panwaslukada, Mulyono, menurutnya sesuai regulasi yang ada incumbent yang akan mencalonkan lagi harus mengajukan cuti sesuai jadwal kampanye yang telah ditentukan. "Kalau masalah kawasan abu-abu itu urusan masing-masing," katanya.

Yang pasti, pada saat menggelar kampanye, incumbent dilarang keras menggunakan fasilitas negara dan telah memiliki bukti cuti. Sebab, apabila tetap menggunakan fasilitas negara akan ada tindakan yang akan diambil oleh Panwas. Bahkan, bisa pelanggaran tersebut bisa masuk ke ranah pidana.

Netralitas merupakan salah satu faktor terberat yang harus diemban oleh Panwaslukada. Hal ini sebagaimana disampaikan dalam pertemuan bersama Forum Komunikasi Umat Agama (FKUB), Selasa (3/7/2012).

Selain itu, Panwaslukada juga meminta dukungan dari pihak FKUB untuk membantu mengkondisikan seluruh elemen masyarakat agar tercipta Pemilukada yang aman dan kondusif. "Kami minta bantuan dari unsur tokoh umat beragama yang ada di FKUB ini," kata Mulyono.

Koordinasi ini juga sebagai bentuk pengawasan preventif sebelum terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Selain itu, juga agar bisa bersikap netral untuk mengakomodasi kepentingan-kepentingan yang ada. "Bersikap netral itu yang paling berat, karena terkadang harus berbenturan dengan saudara dan kepentingan-kepentingan lain," imbuhnya. [ana/lis]

Komentar Pembaca
    Nama Anda :
    Email :
    Komentar :
    Masukkan 6 kode keamanan diatas
    Video bB
    Jumat, 10 Juni 2016 17:02:22 Ayo Ikut BPJS Kesehatan
    Manfaat Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) BPJS Kesehatan meliputi : a. Pelayanan kesehatan tingkat pertama, yaitu pelayanan kesehatan non spesialistik mencakup: 1. Administrasi pelayanan 2. Pelayanan promotif dan preventif 3. Pemeriksaan, pengobatan dan konsultasi medis 4. Tindakan medis non spesialistik, baik operatif maupun non operatif 5. Pelayanan obat dan bahan medis habis pakai 6. Transfusi darah sesuai kebutuhan medis 7. Pemeriksaan penunjang diagnosis laboratorium tingkat pertama 8. Rawat inap tingkat pertama sesuai indikasi
    Redaksi
    Minggu, 04 Desember 2016 22:00:13 BloKers Peduli Banjir 2016 Sukses Tahap 1, Siapkan Donasi Pasca Banjir Sukses Tahap 1, Siapkan Donasi Pasca Banjir
    Aksi bersama untuk berbagi dengan korban banjir akibat luapan Bengawan Solo, tuntas digelar kemarin. Ternyata masih ada beberapa komunitas yang ingin menggelar pengumpulan dan pembagian bantuan pasca banjir. Sehingga, BloKers Peduli Banjir 2016 tetap menerima donasi sampai Jumat (9/12/2016) malam.
    Suara Pembaca & Citizen Jurnalism
    Sabtu, 03 Desember 2016 10:00:29 Perkuat Ideologi Kader, GP Ansor Gayam Datangkan Pengurus Wilayah Perkuat Ideologi Kader, GP Ansor Gayam Datangkan Pengurus Wilayah
    Demi mempertajam dan menguatkan ideologi kader, PAC GP Ansor Kecamatan Gayam Kabupaten Bojonegoro melakukan kajian tentang kondisi ansor dan dinamika tantangan kedepan. dihadirkan sebagai pemateri tersebut M.Hasan Bisri dari Pengurus Wilayah GP Ansor Jawa Timur pada Jumat (2/12/2016) di Mushola Al Hasani Desa Cengungklung.
    Info Tabloid bB
    Jumat, 31 Juli 2015 13:16:10 Tabloid bB Edisi Juli 2015
    Untuk Edisi Juli 2015, redaksi Tabloid blokBojonegoro ingin menyajikan beberapa hal yang baru, terutama di halaman Investigasi. Dengan tema besar “Awasi Air Saat Musim Kering” dikupas secara mendalam mengenai kekeringan yang melanda hampir sebagian wilayah Kabupaten Bojonegoro, terutama yang berada jauh dari aliran sungai bengawan solo. Waduk pacal yang menjadi primadona, sekarang ini ...