Reporter: Joel Joko
blokBojonegoro.com - Kebakaran terjadi di Desa Glagahwangi RT 26 Kecamatan Sugihawaras, Kabupaten Bojonegoro pada Jumat (13/7/2012) siang. Api yang melalap rumah Galimun (55) terjadi saat pemilik rumah pergi salat Jumat. Diduga penyebabnya adalah arus pendek atau korsleting.
Kepada blokBojonegoro.com, tetangga korban menjelaskan bahwa kebakaran diketahui sekitar pukul 12.30 WIB. Ketika itu terlihat asap hitam mengepul dari dalam rumah Galimun.
Melihat hal itu, Sugi, saksi mata memanggil tetangga terdekat untuk mendobrak pintu rumah korban. Saat pintu didobrak, api ternyata sudah mengusai bagian depan ruangan. Setelah memastikan tidak ada korban di dalam rumah, Sugi kemudian bersama warga lainnya berupaya memadamkan api.
Sekitar 30 menit api bisa dipadamkan oleh warga. Sayangnya, petugas pemadam kebakaran baru datang di lokasi saat api sudah padam.
”Akibat kejadian ini korban diperkirakan mengalami kerugian lebih dari Rp20 juta,” ujar Kapolsek Sugihwaras, AKP Pujiono.
Kapolsek menceritakan, saat kejadian, korban sedang salat Jumat di masjid desa. Seusai salat, ia lalu diberitahu seorang tetangganya untuk pulang karena rumahnya terbakar.
Sesampainya di rumah, korban mendapati warga sudah bergotong-royong memadamkan api serta memindahkan barang-barang dari dalam rumah.
Dugaan sementara, kebakaran itu berasal dari korsleting. Karena menurut pemilik rumah tidak ada aktivitas di dapur sebelum kebakaran. Polisi juga mengamankan meteran dan kabel yang tersisa di antara puing-puing kebakaran.
Sebelumnya, kebakaran terjadi di Dusun Srawun, Desa Wadang, Kecamatan Ngasem. Bangunan bambu rumah jerami milik Sarmo(30) nyaris terbakar. Kebakaran itu dikarenakan anak-anak iseng membakar jerami. [oel/yud]
Ilustrasi: net






