Usaha Kuliner Pentol, Menjanjikan Omzet Jutaan
Jumat, 13 Juli 2012 06:00:23 Usaha Kuliner Pentol, Menjanjikan Omzet Jutaan

Reporter: Hazhu Muthoharoh

blokBojonegoro.com - Segmentasi usaha pentol bisa beragam, sebab makanan yang terbuat dari daging giling dengan campuran tepung ini menjadi jajanan alternatif bagi semua kalangan baik tua, muda terlebih bagi anak-anak.

Tak ayal, bisnis pentol menjadi usaha kuliner yang beromzet besar, baik untuk penjual keliling yang menggunakan gerobak atau sepeda yang berpindah dari satu tempat ke tempat lainnya maupun bagi beberapa pengusaha sudah mulai berani menfranchise usaha pentolnya.

Seperti salah satu pedagang pentol keliling di seputaran Kota Bojonegoro, Sukardi, setiap harinya ia mengaku bisa menghasilkan omzet hingga Rp450.000 saat ramai dan Rp200.000 saat sepi. Omzet itu pun bisa didapat hanya dari penjualan satu tempat saja.

"Alhamdulillah sering habis, kalaupun nggak habis ya masih tetep untung," kata pria yang akrab dipanggil Pak Di ini.

Bahkan, omzet harian Pak Di bisa mencapai kisaran Rp2 juta dari hasil usaha pentolnya. Sebab, selain berjualan keliling, ia juga memiliki usaha pentol menetap di dua tempat yang dikelola oleh lima karyawannya, masing-masing tiga karyawan mengelola usaha pentol miliknya di salah satu lembaga sekolah aliyah negeri di Bojonegoro, dan dua karyawan bertugas melayani permintaan pentol di rumahnya.

Pentol yang dijualnya pun bervariasi ada yang berukuran kecil dan ada juga yang berukuran besar, untuk ukuran kecil dibandrol dengan harga Rp500 dan Rp1000 untuk ukuran besar dengan isi telur puyuh. Pentol yang ia buat dijamin tanpa bahan pengawet dan tahan hingga tiga hari di dalam freezer. [zhu/lis]

Komentar Pembaca
  • Sabtu, 14 Desember 2013 15:07:46 teguh
  • pedagang pentol jualannya pake tossa siip bro

Nama Anda :
Email :
Komentar :
Masukkan 6 kode keamanan diatas
Video bB
Jumat, 10 Juni 2016 17:02:22 Ayo Ikut BPJS Kesehatan
Manfaat Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) BPJS Kesehatan meliputi : a. Pelayanan kesehatan tingkat pertama, yaitu pelayanan kesehatan non spesialistik mencakup: 1. Administrasi pelayanan 2. Pelayanan promotif dan preventif 3. Pemeriksaan, pengobatan dan konsultasi medis 4. Tindakan medis non spesialistik, baik operatif maupun non operatif 5. Pelayanan obat dan bahan medis habis pakai 6. Transfusi darah sesuai kebutuhan medis 7. Pemeriksaan penunjang diagnosis laboratorium tingkat pertama 8. Rawat inap tingkat pertama sesuai indikasi
Redaksi
Kamis, 11 Agustus 2016 09:30:17 Semarak Ultah ke 7 STIKes ICsada Kecee Safari ke 3, Kampus Ungu ke Redaksi bB Safari ke 3, Kampus Ungu ke Redaksi bB
Untuk ketiga kalinya, Kampus Ungu, sebutan Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Insan Cendekia Husada (STIKes ICsada) Bojonegoro menggelar safari akademik, Kamis (11/8/2016). Kali ini, sekitar pukul 09.00 WIB, rombongan civitas akademika Kampus Ungu sampai di kantor redaksi blokBojonegoro Media (blokBojonegoro.com dan Tabloid blokBojonegoro).
Suara Pembaca & Citizen Jurnalism
Minggu, 18 September 2016 19:00:33 Kartar Sumbertlaseh Sinau Bisnis Kartar Sumbertlaseh Sinau Bisnis
Dalam acara meningkatkan daya bisnis berbasis kelompok dan mandiri, Karang Taruna (Kartar) Sumber Karya, Desa Sumbertlaseh, Kecamatan Dander mengadakan Sinau Bisnis Minggu (18 september 2016). Bertempat di balai desa setempat, kegiatan tersebut dengan lancar dan antusias tinggi dari anggota kartar dengan dihadiri sekitar 20 pemuda kartar.
Info Tabloid bB
Jumat, 31 Juli 2015 13:16:10 Tabloid bB Edisi Juli 2015
Untuk Edisi Juli 2015, redaksi Tabloid blokBojonegoro ingin menyajikan beberapa hal yang baru, terutama di halaman Investigasi. Dengan tema besar “Awasi Air Saat Musim Kering” dikupas secara mendalam mengenai kekeringan yang melanda hampir sebagian wilayah Kabupaten Bojonegoro, terutama yang berada jauh dari aliran sungai bengawan solo. Waduk pacal yang menjadi primadona, sekarang ini ...