Reporter: Joel Joko
blokBojonegoro.com - Mulai awal puasa sampai sekarang, harga kebutuhan di Pasar Tradisional Kabupaten Bojonegoro terpantau stabil. Bahkan, telur ayam buras yang harganya sempat menyentuh hingga kisaran Rp19.000/Kilogram (Kg), kini berangsur turun.
Sri Utami, salah satu pedagang sembako di Pasar Kota Bojonegoro mengatakan, harga telur ayam buras mengalami penurunan sebesar Rp3.000 dari harga sebelumnya yang berkisar Rp19.000/Kg. Turunnya harga telur, terjadi pada tiga hari terakhir. "Awal puasa harga telur sudah lumayan menurun,” terang Sri.
Ia mengakui, penurunan harga itu berlangsung secara bertahap. Yakni, antara Rp500-750/Kg. Meski menurun, harga komoditas ini masih tergolong mahal. Sebab, sebelum Ramadan harga normalnya kisaran Rp13.000-14.000/Kg.
Selain itu, sejumlah harga bahan pokok lainnya stabil dalam tiga hari terakhir. Misalnya, untuk harga gula masih bertahan pada harga Rp11.500/Kg, tepung terigu kualitas biasa seharga Rp6.000/Kg dan kualitas bagus bertahan seharga Rp6.600/Kg. Begitu pula, lanjut dia, untuk harga minyak goreng curah bertahan pada harga Rp10.500/Kg.
Komoditas lainnya yang juga terpantau stabil, adalah beras. Harga beras untuk kualitas premium masih kisaran Rp7.300-7.500/Kg dan kualitas bagus kisaran Rp8.000-8.400/Kg. Diakuinya, dengan stabilnya harga sejumlah bahan pokok ini omzet penjualannya mengalami peningkatan sekitar 15% di banding hari biasanya. [oel/lis]






