Pemilukada Bojonegoro 2012
Besok, Gabungan Partai Non Parlemen Tentukan Arah
Senin, 23 Juli 2012 22:00:55 Besok, Gabungan Partai Non Parlemen Tentukan Arah

Reporter: Riska Irdiana

blokBojonegoro.com - Setelah gagalnya rencana pengusungan Santoso-Mohtar Setijohadi (SMS) oleh gabungan 12 Partai Non Parlemen atau partai yang tidak mendapat jatah kursi di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bojonegoro ini sampai saat ini belum menentukan arah menuju Pelaksanaan Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) Kabupaten Bojonegoro 2012.

Berdasarkan keterangan dari Koordinator Gabungan Partai Non Parlemen, Bambang Laras, pihaknya baru akan menggelar rapat penentuan arah pengusungan Bakal Calon (Balon) ini pada Selasa (24/7/2012). "Kita belum menentukan siapa calon yang akan kita usung, besok kita baru akan rapat," kata pria yang akrab disapa Bimbim ini.

Diakuinya, sementara ini sudah ada beberapa calon yang menawarkan diri untuk meminta rekomendasi dari Partai Non Parlemen. Namun, hingga saat ini pihaknya belum berani menentukan sikap. Hal ini dikarenakan calon yang merapat dinilai kurang berpotensi.

Kemungkinan keputusan yang akan mereka ambil adalah bergabung dengan partai yang sudah mempunyai calon dan memiliki satu visi dan misi dan dinilai bisa memenangkan Pemilukada. "Selama ini, calon yang menawarkan diri belum memiliki partai pengusung," kata Ketua DPC PDK ini.

Namun, pihaknya enggan menyebutkan siapa Balon yang dimaksud tersebut. Sementara itu, pihaknya juga terus melakukan komunikasi dan lobi-lobi dengan partai maupun Balon lain yang dinilai berpotensi. "Rekom PKB kan juga belum jelas, kita lihat saja lah nanti," pungkasnya.

Seperti diketahui sebelumnya, 13 partai gabungan ini terdiri dari Partai Demokrasi Kebangsaan (PDK) dengan jumlah suara 5.013 suara, partai Pengusaha dan Pekerja Indonesia (PPPI) dengan jumlah suara 8.939, Partai Peduli Rakyat Nasional (PPRN) dengan jumlah suara 6.881, Partai Barisan Nasional (Barnas) dengan jumlah suara 3.980, Partai Kedaulatan 3.330 suara, Partai Pemuda Indonesia (PPI) 9.036 suara, Partai Demokrasi Pembaruan (PDP) 6.372 suara, Partai Penegak Demokrasi Indonesia (PPDI) dengan jumlah suara 2.417, Partai Republika Indonesia dengan jumlah suara 1.793 suara.

Selain itu juga ada Partai Bulan Bintang (PBB) dengan total suara mencapai 12.637, Partai Partriot 2.099 suara dan Partai Indonesia sejahtera (PIS) dengan jumlah suara 7.161 dan Partai Pelopor dengan jumlah suara 1.129. [ana/lis]

Komentar Pembaca
    Nama Anda :
    Email :
    Komentar :
    Masukkan 6 kode keamanan diatas
    Video bB
    Rabu, 16 Maret 2016 06:28:41 Lezatnya Kuliner Kepiting Sawah
    Berbicara tentang kepiting, yang muncul dipikiran Anda pasti hewan laut bercangkang keras dan banyak disajikan di warung-warung seafood tepi jalan. Namun apakah Anda pernah mencoba menu kuliner kepiting sawah atau biasa disebut yuyu?
    Redaksi
    Kamis, 14 April 2016 12:00:19 Blok Buku Resensi Buku Favoritmu, Dapatkan Buku Gratis Resensi Buku Favoritmu, Dapatkan Buku Gratis
    Bagi anda pecinta buku, blokBojonegoro punya sesuatu untuk Anda. Sesuatu itu adalah rubrik Blok Buku. Ya, sebuah blok atau semacam komunitas, yang Anda bisa sekedar berbelok mampir untuk duduk-duduk santai di blok tersebut. Bisa sekadar membaca, atau ikut mengisi rubrik tersebut.
    Suara Pembaca & Citizen Jurnalism
    Sabtu, 30 April 2016 19:30:00 Jambore LPM Kampus Ungu di Prataan Praktik Organisasi dengan Bersihkan Sampah Praktik Organisasi dengan Bersihkan Sampah
    Berbagai kegiatan dilakukan anggota Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Insan Cendekia Husada (STIKes ICSADA) Bojonegoro saat Jambore di Pemandian Air Panas Prataan, Kecamatan Parengan, Kabupaten Tuban. Salah satunya dengan kompetisi simulasi organisasi melalui modifikasi sampah yang ada di sekitar kegiatan.
    Info Tabloid bB
    Jumat, 31 Juli 2015 13:16:10 Tabloid bB Edisi Juli 2015
    Untuk Edisi Juli 2015, redaksi Tabloid blokBojonegoro ingin menyajikan beberapa hal yang baru, terutama di halaman Investigasi. Dengan tema besar “Awasi Air Saat Musim Kering” dikupas secara mendalam mengenai kekeringan yang melanda hampir sebagian wilayah Kabupaten Bojonegoro, terutama yang berada jauh dari aliran sungai bengawan solo. Waduk pacal yang menjadi primadona, sekarang ini ...