Bupati Siap Jelaskan Soal Perda Konten Lokal
Jumat, 10 Agustus 2012 22:30:57 Bupati Siap Jelaskan Soal Perda Konten Lokal

Reporter: Joel Joko

blokBojonegoro.com - Terkait rencana panggilan dari Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jero Wacik untuk membahas penyelesaian proyek pengembangan Lapangan Banyuurip, Blok Cepu, Bupati Bojonegoro, Suyoto siap menjelaskan hal itu.

Namun sampai sekarang, bupati mengaku belum menerima surat terkait undangan Menteri ESDM untuk menghadap Presiden  Susilo Bambang Yudhoyono tersebut.

"Sebulan yang lalu saya mengklarifikasi soal desalinasi dan Perda 23/2011. Saya jelaskan soal desalinasi, Bojonegoro harus netral, dan yang penting pilih yang paling murah, tapat waktu, bisa diandalkan dan berdampak sosial," terang Suyoto.

Dikatakan, pihaknya tidak pernah mempersulit pembangunan Migas Blok Cepu, apalagi  terkait dengan masalah perizinan. Tapi kenyataannya dalam pertemuan di DPRD Bojonegoro beberapa hari lalu diketahui masih banyak persyaratan yang belum bisa dipenuhi oleh operator.

"Saya siap mempertanggungjawabkan perda yang kita miliki," tegas Bupati.

Sebelumnya, Deputi Pengendali Operasi Badan Pelaksana Kegiatan Hulu Migas (BP-Migas), Gde Pradnyana menyatakan, kegiatan rancang bangun, pengadaan dan konstruksi (EPC-5) sarana pendukung proyek pengembangan lapangan Banyuurip terkendala perizinan.

Kegiatan EPC-5 meliputi pembangunan kantor, tempat penyimpanan logistik atau gudang, dan sarana olahraga. Dari 29 bangunan yang akan didirikan, 7 unit bangunan di antaranya belum mendapat Izin Mendirikan Bangunan (IMB) dari Pemkab Bojonegoro.

Alasannya, lokasi 7 unit bangunan itu menyalahi aturan dalam Peraturan Daerah Kabupaten Bojonegoro Nomor 23 Tahun 2011 tentang tata ruang. Karena itu, lokasinya harus segera dipindah. [oel/yud]

Komentar Pembaca
  • Kamis, 09 Mei 2013 12:46:01 andik
  • Pak jamkesmas udah di jalankan dan kapan bojonegoro jd kota industri

Nama Anda :
Email :
Komentar :
Masukkan 6 kode keamanan diatas
Video bB
Jumat, 10 Juni 2016 17:02:22 Ayo Ikut BPJS Kesehatan
Manfaat Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) BPJS Kesehatan meliputi : a. Pelayanan kesehatan tingkat pertama, yaitu pelayanan kesehatan non spesialistik mencakup: 1. Administrasi pelayanan 2. Pelayanan promotif dan preventif 3. Pemeriksaan, pengobatan dan konsultasi medis 4. Tindakan medis non spesialistik, baik operatif maupun non operatif 5. Pelayanan obat dan bahan medis habis pakai 6. Transfusi darah sesuai kebutuhan medis 7. Pemeriksaan penunjang diagnosis laboratorium tingkat pertama 8. Rawat inap tingkat pertama sesuai indikasi
Redaksi
Minggu, 04 Desember 2016 22:00:13 BloKers Peduli Banjir 2016 Sukses Tahap 1, Siapkan Donasi Pasca Banjir Sukses Tahap 1, Siapkan Donasi Pasca Banjir
Aksi bersama untuk berbagi dengan korban banjir akibat luapan Bengawan Solo, tuntas digelar kemarin. Ternyata masih ada beberapa komunitas yang ingin menggelar pengumpulan dan pembagian bantuan pasca banjir. Sehingga, BloKers Peduli Banjir 2016 tetap menerima donasi sampai Jumat (9/12/2016) malam.
Suara Pembaca & Citizen Jurnalism
Sabtu, 03 Desember 2016 10:00:29 Perkuat Ideologi Kader, GP Ansor Gayam Datangkan Pengurus Wilayah Perkuat Ideologi Kader, GP Ansor Gayam Datangkan Pengurus Wilayah
Demi mempertajam dan menguatkan ideologi kader, PAC GP Ansor Kecamatan Gayam Kabupaten Bojonegoro melakukan kajian tentang kondisi ansor dan dinamika tantangan kedepan. dihadirkan sebagai pemateri tersebut M.Hasan Bisri dari Pengurus Wilayah GP Ansor Jawa Timur pada Jumat (2/12/2016) di Mushola Al Hasani Desa Cengungklung.
Info Tabloid bB
Jumat, 31 Juli 2015 13:16:10 Tabloid bB Edisi Juli 2015
Untuk Edisi Juli 2015, redaksi Tabloid blokBojonegoro ingin menyajikan beberapa hal yang baru, terutama di halaman Investigasi. Dengan tema besar “Awasi Air Saat Musim Kering” dikupas secara mendalam mengenai kekeringan yang melanda hampir sebagian wilayah Kabupaten Bojonegoro, terutama yang berada jauh dari aliran sungai bengawan solo. Waduk pacal yang menjadi primadona, sekarang ini ...