3.811 GTT Terima Pencairan Dana TF
Minggu, 12 Agustus 2012 16:30:20

Reporter: M. Yazid

blokBojonegoro.com - Sebanyak 3.811 Guru Tidak Tetap (GTT) mulai hari ini menerima pencairan dana subsidi tunjangan fungional (TF) guru non Pegawai Negeri Sipil (PNS) tahun 2012. Jumlah tersebut terdiri dari semua guru Non PNS yang terdaftar sebagai penerima TF di semua jenjang pendidikan, dari tingkat kanak-kanak hingga Madrasah Aliyah (MA).

Kasi Mapenda Kemenag Bojonegoro Yasmani mengatakan, sebagai langkah mempermudah layanan pencairan pihak Mependa memutuskan pembagian tempat berdasarkan tiga zona wilayah  sekaligus ada pembedaan waktu untuk masing-masing wilayah.

Ditambahkan, untuk tiga zona wilayah terdiri dari Aula Kemenag Bojonegoro untuk guru yang termasuk dalam wilayah timur. Sementara, untuk wilayah tengah pencairan dilakukan di Aula MAN 1 Bojonegoro, sedangkan Aula MTs/MA Islamiyah Kalitidu khusus untuk Wilayah Barat.

"Dua tempat, Aula Kemenag dan Aula MAN 1 proses pencairannya hari ini, dan untuk wilayah barat baru bisa dicairkan Selasa (14/8/2012) besok, namun semuanya baru bisa dicairkan dari bank pada hari Selasa," ungkap Kasi Mapenda.

Lebih lanjut dijelaskan, dari jumlah daftar penerima TF yang mencapai 3.811 guru, rinciannya untuk guru tingkat Raudhotul Athfal (RA) berjumlah 609 guru, guru Madrasah Islamiyah mencapai 1.803 guru. "Selebihnya guru untuk tingkat Madrasah Tsanawiyah (MTs) sebanyak 1.135 guru dan Madrasah Aliyah (MA) 264 guru. Jumlah tersebut terdiri dari yang sudah sarjana dan belum sarjana. Dan untuk pencairan dilakukan via rekening pada Bank Mandiri," pungkasnya. [zid/lis]

Komentar Pembaca
  • Senin, 20 Agustus 2012 18:10:55 GTT
  • Sayang harus pindah Bank lagi..proyek...proyek...dan keluar sehari sebelum Bank Cuti bersama, banyak GTT yang belum bisa men cairkan uangnya buat lebaran

Nama Anda :
Email :
Komentar :
Masukkan 6 kode keamanan diatas
Video bB
Jumat, 10 Juni 2016 17:02:22 Ayo Ikut BPJS Kesehatan
Manfaat Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) BPJS Kesehatan meliputi : a. Pelayanan kesehatan tingkat pertama, yaitu pelayanan kesehatan non spesialistik mencakup: 1. Administrasi pelayanan 2. Pelayanan promotif dan preventif 3. Pemeriksaan, pengobatan dan konsultasi medis 4. Tindakan medis non spesialistik, baik operatif maupun non operatif 5. Pelayanan obat dan bahan medis habis pakai 6. Transfusi darah sesuai kebutuhan medis 7. Pemeriksaan penunjang diagnosis laboratorium tingkat pertama 8. Rawat inap tingkat pertama sesuai indikasi
Redaksi
Minggu, 04 Desember 2016 22:00:13 BloKers Peduli Banjir 2016 Sukses Tahap 1, Siapkan Donasi Pasca Banjir Sukses Tahap 1, Siapkan Donasi Pasca Banjir
Aksi bersama untuk berbagi dengan korban banjir akibat luapan Bengawan Solo, tuntas digelar kemarin. Ternyata masih ada beberapa komunitas yang ingin menggelar pengumpulan dan pembagian bantuan pasca banjir. Sehingga, BloKers Peduli Banjir 2016 tetap menerima donasi sampai Jumat (9/12/2016) malam.
Suara Pembaca & Citizen Jurnalism
Sabtu, 03 Desember 2016 10:00:29 Perkuat Ideologi Kader, GP Ansor Gayam Datangkan Pengurus Wilayah Perkuat Ideologi Kader, GP Ansor Gayam Datangkan Pengurus Wilayah
Demi mempertajam dan menguatkan ideologi kader, PAC GP Ansor Kecamatan Gayam Kabupaten Bojonegoro melakukan kajian tentang kondisi ansor dan dinamika tantangan kedepan. dihadirkan sebagai pemateri tersebut M.Hasan Bisri dari Pengurus Wilayah GP Ansor Jawa Timur pada Jumat (2/12/2016) di Mushola Al Hasani Desa Cengungklung.
Info Tabloid bB
Jumat, 31 Juli 2015 13:16:10 Tabloid bB Edisi Juli 2015
Untuk Edisi Juli 2015, redaksi Tabloid blokBojonegoro ingin menyajikan beberapa hal yang baru, terutama di halaman Investigasi. Dengan tema besar “Awasi Air Saat Musim Kering” dikupas secara mendalam mengenai kekeringan yang melanda hampir sebagian wilayah Kabupaten Bojonegoro, terutama yang berada jauh dari aliran sungai bengawan solo. Waduk pacal yang menjadi primadona, sekarang ini ...